THR ASN Bojonegoro Belum Dicairkan

THR ASN Bojonegoro.
ASN Bojonegoro belum menerima THR Idulfitri 2026.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri 2026 bagi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur belum dicairkan. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) masih menunggu terbitnya petunjuk teknis pencairan. Namun anggaran THR telah disiapkan sebesar Rp 72,8 miliar untuk 16.313 ASN.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, Nur Sujito menjelaskan, dasar aturan mengenai pencairan THR belum terbit. Apabila mengacu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 23 Tahun 2025 tentang THR dan Gaji Ke 13, THR ASN bisa dicairkan pada bulan Februari atau Maret.

“Namun, sampai saat ini THR ASN belum cair karena masih menunggu petunjuk teknis atau juknis,” ujarnya.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sudah menyiapkan dua opsi pencairan THR ASN. Yakni jika juknis menyatakan pencairan pada Februari, anggaran digelontorkan sekitar Rp 72,7 miliar untuk 16.313 ASN. Meliputi 6.952 pegawai negeri sipil (PNS) dan 9.361 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Baca Juga :   Disnakertransos Jatim Akan Tindaklanjuti Aduan THR

“Jika juknis menyatakan dicairkan Maret ini, anggaran THR sebesar Rp 72,8 miliar untuk 16.272 ASN. Terinci 6.920 PNS dan 9.357 PPPK,” katanya, Selasa (3/3/2026).

Nur Sujito mengungkapkan, jumlah ASN Bojonegoro yang menerima THR 2026 masih bisa berubah. Karena terdapat ASN yang pensiun dan meninggal, otomatis tidak mendapat THR.

“Tercatat 41 ASN yang pensiun pada Februari, sehingga tak dapat THR,” terangnya.

Penerimaan besaran THR ASN tentu berbeda karena berdasarkan golongan. Perkiraan nominal THR ASN 2026:

Golongan I: Rp2.200.000 – Rp2.800.000;

Golongan II: Rp3.000.000 – Rp4.000.000;

Golongan III: Rp3.800.000 – Rp5.400.000;

Golongan IV: Rp5.800.000 – Rp7.800.000.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait