SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, menyalurkan sebanyak 2.000 bibit tanaman produktif ke sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Program ini bertujuan untuk mendorong peningkatan penghijauan sekaligus pengembangan komoditas hortikultura bernilai ekonomi bagi masyarakat.
Distribusi bibit tersebut dilakukan sejak 19 Januari 2026 dengan total luasan lahan sekitar 10 hektare yang tersebar di beberapa desa, di antaranya Desa Ngorogunung, Clebung, Cancung di Kecamatan Bubulan, Desa Pragelan Kecamatan Gondang, Desa Bobol Kecamatan Sekar, serta Desa Sukorejo dan Trembes di Kecamatan Malo.
Jenis bibit yang disalurkan meliputi alpukat, nangka, petai, dan durian. Masing-masing lokasi menerima kombinasi bibit dengan jumlah bervariasi. Sasaran bantuan bibit ini ialah para kelompok tani (poktan).
Beberapa desa seperti Ngorogunung, Clebung, dan Cancung mendapatkan paket bibit berupa 175 batang alpukat, 100 batang nangka, dan 50 batang petai pada lahan seluas sekitar 1,6 hektare.
Selain itu, Desa Pragelan dan Bobol menerima bibit alpukat dan durian dengan komposisi masing-masing 150 batang per jenis. Sementara Desa Sukorejo dan Trembes mendapatkan 200 batang bibit alpukat yang ditanam di lahan seluas sekitar 1 hektare.
Kepala DKPP Kabupaten Bojonegoro, Zaenal Fanani mengatakan, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga mendukung konservasi tanah dan air, menambah tutupan vegetasi, serta memperkuat ketahanan lingkungan.
Pola tanam yang diterapkan mengusung konsep agroforestry, yakni memadukan tanaman kehutanan dan tanaman buah secara selaras.
”Pemkab Bojonegoro menargetkan terbentuknya kawasan hutan produktif yang tetap lestari dan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat desa hutan,” kata Zaenal Fanani kepada Suarabanyuurip.com, Senin (9/3/2026).
Tanaman produktif seperti alpukat, nangka, durian, dan petai, kata pria santun ini, memiliki nilai ekonomi yang baik jika dikelola secara optimal.
DKPP juga mendorong kelompok tani penerima bantuan untuk melakukan perawatan tanaman secara berkelanjutan agar tingkat keberhasilan tanam dapat maksimal.
“Pendampingan juga dilakukan melalui penyuluh pertanian agar bibit yang ditanam bisa tumbuh dengan baik dan memberikan hasil dalam beberapa tahun ke depan,” tambahnya.(fin)
DKPP Bojonegoro Distribusikan Bantuan 2.000 Bibit Tanaman Produktif





