Ketua DPRD Abdulloh Umar Raih PWI Award 2026, Sebut Politik Harus Jadi Ruang Pengabdian

Abdulloh Umar raih penghargaan PWI
SIMBOLIS : Sekretaris PWI Kabupaten Bojonegoro, H. Ainur Rofiq serahkan penghargaan kepada Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, kategori Tokoh Politik Inspiratif.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Abdulloh Umar, meraih penghargaan dalam ajang Angling Dharma PWI Award 2026. Mas Umar, sapaan akrabnya, masuk dalam kategori Tokoh Politik Inspiratif.

‎Angling Dharma PWI Award 2026 dihelat bersamaan dengan resepsi Hari Pers Nasional 2026 dan sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berlangsung di aula Angling Dharma, gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro pada Jumat (27/3/2026) malam.

‎Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menyampaikan terima kasih kepada PWI Kabupaten Bojonegoro atas raihan penghargaan yang diterima. Kendati, hal itu merupakan sebuah kehormatan yang mengandung tanggung jawab besar dalam mengemban amanah dari dan untuk masyarakat Bojonegoro.

‎Terlebih di tengah dinamika politik saat ini, Mas Umar meyakini bahwa peran pemimpin bukan hanya soal kekuasaan, tetapi bagaimana menghadirkan kebijakan yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.

‎”Politik harus menjadi ruang pengabdian, bukan sekadar kompetisi,” kata Abdulloh Umar kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (28/3/2026).

‎Ditegaskan, apresiasi dari insan pers melalui ajang Angling Dharma PWI Award 2026 menjadi energi baru untuk terus memperkuat sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat. Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai pilar demokrasi yang ikut mengawal arah pembangunan dan menjaga transparansi pemerintahan.

‎“Bagi saya, penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi pengingat agar kami di DPRD terus menjaga integritas, memperkuat fungsi pengawasan, serta memastikan setiap kebijakan berpihak pada kepentingan rakyat. Kami ingin memastikan pembangunan di Bojonegoro berjalan inklusif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

‎Pria santun ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah. Seperti diketahui, berbagai capaian dan penghargaan di Bojonegoro selama ini tidak lepas dari sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya dalam mendorong inovasi serta pelayanan publik yang lebih baik.

‎“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh masyarakat Bojonegoro. Kepercayaan dan dukungan mereka adalah kekuatan utama kami dalam menjalankan amanah. Semoga ke depan, kita bisa terus menghadirkan kebijakan yang lebih progresif, responsif, dan memberi manfaat nyata,” tambahnya.

‎Terpisah, Ketua PWI Kabupaten Bojonegoro, Sasmito Anggoro menyampaikan, bahwa kepemimpinan Abdulloh Umar telah mendapat pengakuan di tingkat lebih luas, di antaranya penghargaan sebagai pemimpin inovatif yang dinilai mampu mendorong transparansi dan kolaborasi dalam pemerintahan daerah.

‎Oleh sebab itu, Umar dinilai patut mendapat apresiasi sebagai tokoh politik muda yang inspiratif dan berdedikasi tinggi di ruang legislatif. Dalam catatan PWI Kabupaten Bojonegoro, Umar merupakan pemimpin yang mendorong transparansi pemerintahan, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi kebijakan publik.

‎Selain itu Umar aktif memperkuat tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan atau fungsi kontrol terhadap eksekutif. Dari tiga fungsi dimaksud, Umar selalu mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada kepentingan masyarakat.

‎Umar juga dinilai berperan kuat dalam memperkuat kolaborasi antara DPRD dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, masyarakat dan stakeholder, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah yang berorientasi kesejahteraan.

‎“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua, khususnya para pemimpin daerah, untuk terus bekerja dengan hati, menjaga kepercayaan publik, dan menjadikan politik sebagai jalan pengabdian bagi kesejahteraan masyarakat,” tandas Sasmito.

‎Abdulloh Umar menerima penghargaan Angling Dharma PWI Award 2026 diserahkan langsung oleh Sekretaris PWI Kabupaten Bojonegoro, H. Ainur Rofiq.(fin)

Pos terkait