SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Bojonegoro menggelar Open Turnamen Menembak di Lapangan Sekolah Model Terpadu Sukowati, Kecamatan Kapas, Sabtu (27/6/2026).
Sebanyak 140 atlet senior dan junior dari berbagai daerah di Pulau Jawa, bahkan Papua, mengikuti kejuaraan yang menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.
Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, membuka kejuaraan. Dalam sambutannya, dia meminta para atlet terus meningkatkan kemampuan agar cabang olahraga menembak mampu menambah perolehan medali Bojonegoro pada Porprov Jawa Timur tahun depan.
”Kami berharap pada Porprov tahun depan cabang menembak bisa menambah lagi sumbangan medali bagi Bojonegoro,” kata Tonny, sapaan akrabnya.
Menurut Tonny, prestasi atlet menembak Bojonegoro terus menunjukkan tren positif. Salah satu atlet bahkan berhasil memperkuat kontingen Jawa Timur pada PON Aceh. Pada Porprov Jatim 2025 di Malang Raya, cabang olahraga menembak juga menyumbang medali emas untuk Bojonegoro.
”Porprov tahun depan di Surabaya harus lebih banyak lagi,” tegasnya.
Ketua Perbakin Kabupaten Bojonegoro, Budi Santoso mengatakan, kejuaraan berlangsung selama dua hari, yakni 27–28 Juni 2026. Sehari sebelum pertandingan, panitia menggelar practice day atau pengenalan lapangan bagi seluruh peserta.
Dijelaskan, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses menjaring atlet terbaik yang akan memperkuat Bojonegoro pada Porprov Jawa Timur (Jatim).
”Turnamen ini sekaligus menjadi seleksi atlet menuju Porprov nanti,” ujarnya.(fin)





