Mahasiswa UTM Perkuat Informasi Geografis Desa Janteh di Platform Google Maps

KKN UTM.
Mahasiswa KKN UTM Kelompok 8 sukses merampungkan program kerja digitalisasi dan pemetaan lokasi usaha warga di Desa Janteh.

SuaraBanyuurip.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 8 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sukses merampungkan program kerja digitalisasi dan pemetaan lokasi usaha warga di Desa Janteh, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan. Melalui program ini bisa mempermudah pengunjung atau pendatang mencari lokasi UMKM di Desa Janteh.

Program digitalisasi dan pemetaan lokasi usaha Desa Jenteh ini dipilih karena selama ini masih banyak unit usaha di desa tersebut belum terdeteksi secara digital. Program difokuskan pada penitikan lokasi warung dan unit usaha lokal yang selama ini belum terdaftar di platform Google Maps.

Ketua Kelompok, Romy Akbar Maulana mengatakan, program digitalisasi dan pemetaan lokasi dilaksanakan berdasarkan temuan bahwa banyak tempat usaha warga yang belum memiliki penanda digital. Ketiadaan titik lokasi ini kerap menyulitkan masyarakat luar, pendatang, hingga kurir logistik dalam mencari alamat maupun kebutuhan logistik harian, yang pada akhirnya membuat aktivitas mobilitas ekonomi desa menjadi kurang efisien.

Romy menjelaskan bahwa program kerja ini dirancang untuk memperkuat infrastruktur informasi geografis desa agar lebih terbuka dan mudah diakses. Sebab, sebagian besar tempat usaha di Desa Janteh merupakan penyedia kebutuhan harian warga sekitarnya.

Baca Juga :   Fakultas Hukum Unigoro Jalin Kerja Sama dengan Universitas Trunojoyo Madura

“Meskipun skalanya domestik, keberadaan mereka di peta digital sangat penting. Dengan mendaftarkan titik lokasi di Google Maps, kami ingin memastikan letak geografis unit usaha warga menjadi jelas dan mudah dicari oleh siapapun yang berkunjung,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, anggota kelompok melakukan penyisiran langsung ke lokasi usaha warga untuk mengumpulkan data nama toko, jenis usaha, hingga verifikasi titik koordinat secara akurat di platform Google Maps. Selain melakukan penitikan, para mahasiswa juga memberikan edukasi singkat kepada pemilik usaha mengenai cara menjaga agar titik lokasi mereka tetap aktif.

Warga setempat merespon positif program kerja mahassiswa KKN Kelompok 8 UTM. Mereka mengaku terbantu karena kini tempat usahanya sudah memiliki “Nama di Maps ” yang dapat diakses dengan mudah melalui ponsel pintar.

Dengan selesainya program kerja ini, pemetaan digital UMKM yang sudah berjalan sejak akhir Juni lalu diharapkan bisa mempermudah siapapun, terutama pendatang baru, untuk mencari lokasi di Desa Janteh.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura Bantu Kegiatan Posyandu di Desa Janteh

Pos terkait