SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi momentum refleksi bagi seluruh kader untuk memperkuat komitmen dalam mengabdi kepada masyarakat. Di Bojonegoro, PKB menilai capaian politik yang terus meningkat merupakan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata.
Sekretaris DPC PKB Bojonegoro, Abdulloh Umar, mengatakan, Harlah bukan sekadar perayaan usia partai, melainkan saat yang tepat untuk mengevaluasi perjalanan sekaligus menyusun langkah ke depan agar PKB semakin bermanfaat dan dicintai masyarakat.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap PKB terus mengalami peningkatan. Hal itu tercermin dari bertambahnya perolehan kursi PKB di DPRD Bojonegoro. Pada Pemilu 2019, PKB meraih 10 kursi, kemudian meningkat menjadi 13 kursi pada Pemilu 2024 sehingga kembali menjadi partai dengan kursi terbanyak di DPRD Bojonegoro.
”Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat kepada PKB terus meningkat. Bertambahnya kursi di DPRD bukan semata-mata kemenangan politik, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan memperjuangkan kepentingan rakyat secara konsisten,” kata Abdulloh Umar kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (24/7/2026).
Pria yang juga menjabat Ketua DPRD Bojonegoro ini menegaskan, capaian tersebut tidak boleh membuat kader berpuas diri. Sebaliknya, seluruh jajaran PKB harus semakin dekat dengan masyarakat, mendengar aspirasi, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan di daerah.
”Refleksi Harlah ke-28 ini menjadi pengingat bahwa kekuatan PKB lahir dari kedekatan dengan masyarakat, para kiai, ulama, dan warga Nahdliyin. Karena itu, semangat pengabdian harus terus diperkuat agar kehadiran PKB benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Abdulloh Umar menambahkan, pelantikan serentak pengurus DPC PKB se-Indonesia periode 2026–2031 yang telah digelar bertepatan dengan puncak peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Kamis 23 Juli 2026 kemarin, menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi.
Dalam pemahaman Mas Umar, begitu ia disapa, pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan peneguhan komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan amanah partai dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
”Pelantikan yang bertepatan dengan Harlah ke-28 PKB menjadi semangat baru bagi seluruh pengurus untuk semakin solid, memperkuat sinergi, serta terus hadir di tengah masyarakat. Amanah yang diberikan harus kami jawab dengan kerja nyata dan pengabdian,” tegasnya.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro 3 meliputi Kecamatan Baureno, Kanor, dan Kepohbaru ini berharap, kepengurusan periode 2026–2031 mampu menjaga kepercayaan masyarakat yang telah mengantarkan PKB menjadi partai peraih kursi terbanyak di DPRD Bojonegoro.
”Harapan kami, PKB terus tumbuh menjadi partai yang semakin dicintai masyarakat. Penambahan kursi tentu menjadi target, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana setiap kursi itu benar-benar memberikan manfaat dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” tandasnya.(fin)
Refleksi Harlah ke-28 PKB, Umar: Tambahan Kursi DPRD Harus Dijawab Kerja Nyata





