Menumbuhkan Kreativitas Pemuda Sekitar Kilang Tuban Gunakan Media Sosial

Pemuda Kilang Tuban.
Pemuda Kilang Tuban mendapat edukasi kreatif dan bijak dalam menggunakan media sosial.(ist)

SuaraBanyuurip.com – Ratusan pemuda di area proyek Kilang Tuban atau Grass Root Refinery (GRR) dari sejumlah desa di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendapat edukasi pemanfaatan sosial media dan internet. Kegiatan bertajuk Kelas Bareng Karang Taruna 2026 ini dilaksanakan oleh PT Pertamina Patra Niaga Project Early Work (EW) GRR Tuban berkolaborasi dengan Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP).

Ada 160 pengurus karang taruna dari desa Beji dan Mentoso, Wadung, Sumurgeneng, Rawasan, dan, Kaliuntu, mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta mendapat edukasi mengenai etika dan bijak bermedia sosial. Mereka juga memperoleh pelatihan terkait teknik membuat konten sosial media yang efektif serta pengenalan aspek pengelolaan dokumen dan arsip

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital (sebelumnya Kementerian Komunikasi dan Informatika) pada tahun 2018, 92.40% konten sosial media di Indonesia terindikasi sebagai konten negatif baik berupa hoaks, disinformasi, maupun ujaran kebencian.

Sementera itu Microsoft News Center baru-baru ini juga merilis peringkat Indeks Kesopanan Digital dimana Indonesia tercatat menempati peringkat 29 dari 32 negara yang dinilai. Hal ini menunjukkan bahwa isu mengenai penyebaran konten negatif perlu mendapat perhatian lebih dari pemangku kepentingan terkait.

Baca Juga :   Khawatir Disambar Petir Tower SUTT Kilang Tuban Direlokasi ke Tanah Warga

Sejalan dengan hal tersebut, penyelenggaran Kelas Bareng Karang Taruna ini fokus pada edukasi pemanfaatan sosial media dan internet yang bertanggung jawab khususnya pada generasi muda di desa sekitar area Proyek GRR Tuban.

Fatkhul Niam (32), pemuda Desa Beji mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Kelas Bareng Karang Taruna. Menurutnya, kegiatan tersebut bermanfaat bagi karang taruna yang memerlukan pengetahuan tambahan dalam berorganisasi di antaranya mengenai tertib administrasi dan cara bermedia sosial.

“Semoga kegiatan ini bisa berlanjut. Temen-temen karang taruna bisa praktik-praktik mengabarkan sisi positif, kabar baik, dan informasi yang baik dari Desa Beji melalui konten yang kreatif.” tegas Niam panggilan akrabnya.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Wildan (25), pengurus Karang Taruna Satya Muda Karya Desa Mentoso. Ia berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dengan membawa lebih banyak tema-tema pembelajaran lain yang bermanfaat bagi generasi muda desa.

Sementara itu Pjs. Sr. Project Manager EW GRR Tuban, Febrian Dwi Prastyo menyatakan, pentingnya peran generasi muda agar lebih melek teknologi untuk menjadi garda depan dalam menangkal penyebaran informasi negatif di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :   PLN ULP Padangan Tegakkan 3 Tiang Listrik di Desa Ring 1 Migas Blok Cepu

“Penyebaran informasi yang masif saat ini memerlukan kedewasaan (dari masyarakat) untuk menyikapinya. Karang Taruna sebagai ujung tombak kegiatan generasi muda yang melek teknologi dan informasi di desa harus mengambil langkah proaktif untuk turut serta dalam mengurangi penyebaran informasi negatif.” ujar Febrian.

Febrian berharap program ini juga dapat mendorong generasi muda khususnya yang berasal dari area sekitar Proyek GRR Tuban untuk dapat mempromosikan informasi yang bertanggung jawab di tengah-tengah maraknya disinformasi dan penyebaran berita negatif di tengah-tengah masyarakat.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait