Bupati Wahono Kukuhkan Pengurus PBG Bojonegoro

PBG Bojonegoro.
Bupati Setyo Wahono berada di tengah pengurus baru PBG Bojonegoro usai pengukuhan.(foto/ist)

SuaraBanyuurip.com – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Setyo Wahono resmi mengukuhkan Pengurus Pusat Belajar Guru (PBG) periode 2025–2029 di Aula Universitas Bojonegoro (Unigoro), Rabu (14/10/2026). Wadah ini diharapkam dapat meningkatkan kualitas tenaga pendidik, memperkuat profesionalisme guru, serta mendorong inovasi dalam proses pembelajaran di Kabupaten Bojonegoro.

Pengukuhan PBG Bojonegoro sekaligus dirangkai dengan Pelatihan Guru Pembina Olimpiade Sains Nasional (OSN) bertajuk “Bina Pendidik, Cetak Saintis”.

Dalam kepengurusan PBG periode 2025-2029, Ketua 1 Anam Syaifudin, Ketua 2 Yeni Indrastutik, Ketua 3 Kamid. Sedang Sekretaris dijabat Nurul Hidayah, Husnul Chotimah, Happy Chirma Sya’roni. PBG sendiri memiliki bidang mulai jenjang Pendidikan PAUD hingga tingkat SMA, dan SLB. Surat kepengurusan sendiri tertanggal 16 Juli 2026.

Bupati Setyo Wahono menyampaikan, tanggung jawab seorang guru tidak hanya sebatas membuat peserta didik unggul secara keilmuan, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki akhlak, adab, dan karakter yang baik.

“Menjadi guru itu bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan jiwa,” ujar bupati dari keluarga pendidik itu.

Bupati Wahono berharap keberadaan Pusat Belajar Guru dapat menjadi wadah untuk meningkatkan profesionalisme pendidik, mengembangkan inovasi pembelajaran, serta memperkuat kemampuan guru dalam membentuk watak, perilaku, dan karakter peserta didik.

Baca Juga :   392 Guru Bojonegoro Ikuti Seleksi Pelatihan Pusat Belajar Guru

Menurut adik Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Pratikno ini, peran guru sangat penting dalam menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga nilai-nilai moral yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.

“Pusat Belajar Guru ini penting sebagai wadah terus belajar dan berkembang. Harapannya, para guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan semakin inovatif dalam mendidik anak-anak dengan baik,” tambahnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk ExxonMobil, yang turut mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di Bojonegoro. Melalui pengukuhan pengurus PBG dan pelatihan guru pembina OSN ini, diharapkan para pendidik semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi, memperkuat kualitas pembelajaran, serta mendampingi peserta didik dalam mengembangkan potensi dan prestasi di bidang sains.

PBG sendiri merupakan gabungan para pendidik dari tiga institusi. Yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, dan Kementerian Agama Bojonegoro.

Wadah para guru ahli ini sebelumnya mati suri di rezim Anna Mu’awanah. Gedung PBG Bojonegoro yang berada di Jalan Rajawali dibongkar untuk digunakan rumah dinas pegawai dan gudang barang bukti Kejaksaan Negeri Bojonegoro.(red)

Pos terkait