Akar Rumput Inginkan Titin Pimpin Fatayat NU Tuban

Wahidah Faizatin.
Bakal calon Ketua PC Fatayat NU Tuban Wahidah Faizatin. Ia disebut-sebut sebagai kandidat yang paling diinginkan kader Fatayat. (SuaraBanyuurip.com/Ist)

SuaraBanyuurip.com – Laeman Harjo Wasito

‎Tuban – Kalangan akar rumput Fatayat di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur menginginkan kader murni NU, Wakidah Faizatin, memimpin PC Fatayat NU Kabupaten Tuban, Jawa Timur periode mendatang (2026-2031).

‎Terdapat dua kader NU yang bakal bertarung dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PC Fatayat NU Tuban di kompleks kampus IIK NU Tuban, Minggu (25/10/2026). Mereka adalah Wahyuni Hidayati yang saat ini Ketua PC Fatayat NU Tuban periode 2021-2026 Wahyuni Hidayati, dan perempuan kader militan Fatayat, Wahidah Faizatin.

‎Mereka menilai Titin, sapaan akrab mantan aktifis PMII itu, merupakan perempuan kader paling lengkap di NU. Di samping semasa mahasiswa aktif berorganisasi, Ketua PAC Fatayat Kecamatan Montong itu juga mantan aktifis IPPNU.

‎Seorang kader Fatayat dari wilayah selatan Tuban mengatakan, Fatayat NU membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memahami administrasi organisasi. Lebih dari itu juga memiliki visi, dan mampu membaca tantangan masa depan.

‎”Sahabati Titin adalah kader yang tumbuh melalui proses kaderisasi yang panjang. Beliau memahami kebutuhan ranting, PAC, hingga tantangan organisasi di era digital,” kata Sekretaris PAC Fatayat NU Singgahan, Minarsih, Sabtu (24/10/2026).  “Kami melihat beliau mampu menjadi jembatan antara tradisi dan inovasi yang dibutuhkan kader,” tambahnya.

Baca Juga :   Musim Pancaroba, BPBD Minta Masyarakat Waspada Banjir hingga Pohon Tumbang

‎Minarsih menilai, pengalaman organisasi Titin menjadi modal penting untuk memimpin PC Fatayat ke depan. Tidak semua calon memiliki rekam jejak yang lengkap mulai dari IPPNU, PMII, hingga memimpin PAC Fatayat NU.

‎”Sahabati Titin sudah melalui semua proses itu, sehingga paham bagaimana membangun kader dan menggerakkan organisasi dari bawah,” terang Minarsih.

‎Dukungan juga datang dari kalangan kader muda yang berharap Fatayat NU Tuban, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas ke-NU-annya.

‎”Kami ingin Fatayat NU Tuban menjadi organisasi perempuan yang modern, profesional, dan dekat dengan generasi muda. Visi transformasi digital yang dibawa sahabati Titin sangat relevan dengan kebutuhan saat ini,” kata Ketua PAC Fatayat NU Grabagan, Usnul Qoimah, secara terpisah.

‎Bagi Usnul Qoimah, pemilihan dalam Konfercab bukan sekadar mencari figur ketua. Lebih dari itu menentukan arah organisasi beberapa tahun ke depan.

‎”Konfercab kali ini adalah momentum perubahan. Kami membutuhkan pemimpin yang memiliki keberanian untuk berinovasi, tetapi tetap mengakar pada nilai-nilai Aswaja. Sosok itu kami lihat ada pada Sahabati Titin,” tambah Usnul Qoimah.

Baca Juga :   Polres Bojonegoro Amankan 6 Tersangka Kurir dan 1 Bandar Narkoba

‎Dukungan yang terus menguat menunjukkan banyak kader menginginkan kepemimpinan yang mampu membawa Fatayat NU Tuban memasuki babak baru. Mereka menginginkan organisasi semakin kuat dalam kaderisasi, semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta semakin berdaya dalam menjawab kebutuhan perempuan dan masyarakat.

‎Menurut tokoh perempuan NU, Wahidatul Nikmah, memilih pemimpin bukan sekadar memilih siapa yang memimpin hari ini. Lebih dari itu, pemimpin juga menentukan akan seperti apa Fatayat NU Tuban di masa depan.

‎”Saat kader menginginkan perubahan yang terukur, kaderisasi yang kuat, dan organisasi lebih modern, sahabati Wahidah Faizatin menjadi jawaban yang tepat,” tegas Ketua TP PKK Desa Sugihan, Merakurak, Tuban itu. (Lhw)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait