SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro — PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Cepu Zona 12 mendorong penguatan ekonomi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui Program Smart Agriculture di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Program peningkatan ekonomi yang dilaksanakan bersama IDFoS Indonesia dan didukung Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) itu diwujudkan lewat Pengelolaan Ternak Ayam Petelur BUMDes Kaliombo.
Sosialisasi program dipusatkan di Balai Desa Kaliombo, Rabu (4/11/2026). Hadir dalam agenda, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa (Pemdes), serta pengurus BUMDes Usaha Bhakti Manunggal Desa Kaliombo. Acara pembukaan diisi dengan sambutan para pemangku kepentingan dilanjutkan dengan paparan materi rincian program kerja.
Manager Program IDFoS Indonesia, Ahmad Muhajirin, dalam pemaparannya menjelaskan tahapan pelaksanaan program secara sistematis, mulai dari tahap sosialisasi, pembentukan tim pelaksana, pelatihan pembuatan pakan, hingga pelatihan pemasaran digital (digital marketing).
Sedangkan perwakilan PEPC memaparkan ruang lingkup program, yaitu berupa peningkatan keterampilan pembuatan pakan ternak ayam petelur, sarana penunjang berupa gudang penyimpanan bahan baku pakan, tempat meracik pakan, dan ruang pembelajaran, serta peningkatan akses jalan produksi. Selain itu diharapkan pula dukungan penuh serta partisipasi aktif dari masyarakat agar program berjalan lancar dan berkelanjutan.
Associate Community Relation & CID Zona 12, Bedhah Adityo Nugroho menyatakan, program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kaliombo.
Pria muda asal Madiun ini berpesan agar masyarakat juga senantiasa bersemangat dan terus meneguhkan komitmen pada program-program pemberdayaan atau Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
“Manfaatkan potensi dan peluang yang ada untuk kegiatan produktif sehingga membawa manfaat yang luas dan berkelanjutan,” ujar Bedhah.
Sementara itu, perwakilan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Fajar Zeti Oktavia, mengapresiasi eksistensi BUMDes Kaliombo. BUMDes Kaliombo telah lama eksis dengan unit usaha ayam petelurnya bahkan sebelum tren budidaya ayam petelur berkembang pesat seperti saat ini.
Peternakan ayam petelur BUMDes Kaliombo kerap menjadi rujukan tempat belajar bagi peternak lain. Ke depan, dengan adanya fasilitas pembuatan pakan mandiri, BUMDes diharapkan mampu berfungsi sebagai mitra kerja bagi para peternak program GAYATRI di wilayah sekitar.
Camat Purwosari, Ike Widyaningrum, turut memberikan dorongan semangat kepada pengurus BUMDes dan warga. Dia berharap banyaknya dukungan dari berbagai pihak dapat menjadikan BUMDes semakin sukses, mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), serta memberikan manfaat jangka panjang yang berkesinambungan.
Sedangkan Kepala Desa Kaliombo, Rohmat Edi Suyanto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh pihak perusahaan dan lembaga pendamping.
Dia mengaku senang, sebab Desa Kaliombo selalu mendapat kunjungan dari pihak luar yang ingin belajar. Terlebih, tahun ini juga mendapat bantuan pelatihan keterampilan dan sarana penunjang.
“Mudah-mudahan fasilitas yang nantinya berdiri ini mendapat banyak manfaat, ketika ada kunjungan bisa digunakan dengan baik, terlebih akses jalannya sudah bagus. Terima kasih banyak kepada Pertamina,” ungkap Rohmat.(fin)





