Cabai Keriting Tembus Rp28 ribu/Kg

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Cabai keriting di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengalami lonjakan harga yang cukup drastis sejak musim kemarau tahun ini.

Informasi yang diterima suarabanyuurip.com, dari sejumlah pedagang di pasar tradisional menyebut, kalau harga cabai keriting sekarang menembus angka Rp28 ribu perkilogram. Padahal dua minggu yang lalu, harga salah satu bumbu dapur ini hanya berkisar Rp12 ribu perkilogram.

“Harga awal 12 ribu perkilogram, terus naik menjadi 18 ribu dan sekarang malah 28 ribu satu kilogramnya,” kata Nunung (30), salah satu pedagang cabai kepada suaarabanyuurip.com, Kamis (2/10/2014).

Ibu satu anak ini menerangkan, harga cabai keriting mahal karena minimnya pasokan dari petani. Sementara petani sendiri kesulitan menanam karena musim kemarau. Padahal cabe merupakan salah satu tanaman yang harus mendapat pengairan cukup.

“Di petani kita ambilnya juga mahal Mas, soalnya sekarang kan musim kemarau,” ujar Nunung, mengungkapkan.

Harga ini diperkirakan akan terus merangkak naik, lantaran sampai sekarang petani yang ada di Tuban masih belum menggarap lahan mereka. Menunggu musim hujan yang diperkirakan akan berlangsung lebih lama daripada tahun biasanya.

Baca Juga :   Panen Melimpah, Petani Cabai Terancam Rugi

“Terlebih kalau Idul Adha, bisa ikut naik semua bahan masakan di pasar,” tandasnya.

Sementara untuk cabai jenis yang lain, sampai sekarang diketahui masih stabil. Rata-rata kenaikkannya hanya berkisar seribu rupiah saja. Seperti cabai rawit 11 ribu perkilogram, cabai merah dan cabai hijau dengan harga sekitar 11 ribu perkilogram.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *