Sungai Bengawan Solo Diduga Tercemar Limbah

Bengawan solo keruh

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diduga tercemar limbah. Terlihat, air sungai berwarna cokelat kehijauan disertai dengan tumpukan busa berwarna keruh.

“Kondisi ini sudah berlangsung satu bulan,” kata warga Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Arianto (40) kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (31/7/2018).

Meski mengkhawatirkan, setiap hari warga di sepanjang aliran sungai terpanjang di pulau Jawa ini tetap dimanfaatkan untuk minum ternak dan pengairan pertanian.

Sekalipun sebenarnya kondisi air yang berbusa berdampak kurang baik pada pertumbuhan padi maupun palawija dan ternak, namun warga tidak ada pilihan lain.

“Kadang juga masih dipakai mandi, tapi setelah itu badan gatal semua,” imbuhnya.

Kondisi tersebut sudah dilaporlan kepada dinas terkait melalui pemerintah desa. Hanya saja, hingga kini belum ada tindak lanjutnya.

“Sebenarnya, kita terpaksa gunakan air sungai untuk persawahan karena tak ada pasokan air saat musim kemarau sekarang,” tandasnya.

Warga berharap Pemkab setempat segera mengatasi masalah ini. Sebab jika dibiarkan akan berdampak buruk bagi pertanian dan ikan-ikan yang hidup di Bengawan Solo.

Baca Juga :   Sawah Petani Bojonegoro Tercemar Limbah Diduga dari Pengeboran Minyak Sukowati

“Kalau limbahnya darimana, saya kurang tahu,” tandasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHG Bojonegoro, Nurul Azizah, menjelaskan, jika kondisi sungai merupakan kiriman dari hulu sungai. Sehingga akan bekerjasama dengan DLH Provinsi untuk melakukan survei dengan kabupaten di bagian hulu.

“Kelihatannya air disana ada minyak lemaknya,” tandas Nurul Azizah dikonfirmasi terpisah.

Mantan Camat Purwosari ini mengaku, tidak bisa menuding darimana asal pencemaran tersebut.

“Kita menunggu koordinasi dari Kabupaten hulu mulai dari Ngawi, Madiun, dan Solo, Jawa Tengah,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *