Apresiasi Program Magang EMCL di Festival Banyu Urip

Apresiasi program magang EMCL di Festival Banyu Urip

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Bojonegoro – Festival Banyu Urip 2018 yang dihelat di Lapangan Sepakbola Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diisi dengan pemeran produk dari sejumlah mitra operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited atau EMCL. Pameran ini disuguhkan secara gratis kepada masyarakat hingga Minggu (18/11/2018).

Salah satunya pameran buku koleksi khusus perpustakaan yang disuguhkan Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro atau YKIB. Menariknya, sejumlah siswa SMK yang sedang magang di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ikut aktif menjelaskan kepada pengunjung yang mendatangi stan di Festival Banyu Urip 2018.

Keberadaan siswa magang ini menarik perhatian Pelaksana tugas Camat Gayam, Sahari. Saat berkunjung di stan YKIB, Sahari mengapresiasi program magang yang dilaksanakan EMCL bagi siswa maupun mahasiswa. Sebab dapat meningkatkan pengetahuan dan kompetensi mereka.

“Selama magang di sana mereka mendapatkan ilmu dan pengalaman baru. Tentu itu akan sangat berguna bagi masa depannya, terutama saat memasuki dunia kerja,” ujar Sahari.

Sahari juga membubuhkan tulisan pesan di atas kanvas yang disediakan di stan YKIB. Pesannya berisi agar siswa magang tidak mudah puas dalam menimba ilmu.

Baca Juga :   Membaca Belum Jadi Kebutuhan Masyarakat Tuban

“Terus berusaha untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman,” tulis Sahari.

Juru Bicara dan Humas EMCL Rexy Mawardijaya menjelaskan program magang ini telah berjalan sejak tahun 2016 dan berlangsung hingga tahun ini. Pada 2016 sampai 2017, terdapat 17 siswa SMK dan dua mahasiswa yang magang di Lapangan Banyuurip.

Pada 2017 sampai 2018 terdapat 18 siswa SMK dan tiga mahasiswa. Serta pada 2018-2019 terdapat 30 siswa SMK dan enam mahasiswa yang magang. di Lapangan Banyu Urip.

“Keberadaan siswa dan mahasiswa magang di Lapangan Banyuurip ini sangat membantu,” kata Rexy saat mendampingi Camat Gayam di Stand YKIB.

Siswa yang magang di Lapangan Banyuurip ini berasal dari sejumlah sekolah di antaranya SMK Negeri Purwosari, SMK Negeri 1 Bojonegoro, SMK Negeri 2 Bojonegoro, SMK Negeri 4 Bojonegoro, SMK Negeri 5 Bojonegoro, dan SMK Migas Cepu.

Siswi SMK Negeri 2 Bojonegoro Devi Santi mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan ilmu selama magang di Lapangan Banyuurip. Ia magang di bagian warehouse intern.

“Banyak ilmu dan pengalaman yang saya dapatkan selama magang,” ujar siswi asal Gayam tersebut. (ams)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *