SuaraBanyuurip.com -Â Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, menargetkan penurunan kemiskinan 1,5% hingga 2% pada 2019 mendatang. Berdasarkan basis data terpadu (Kemensos) tahun 2018, jumlah warga miskin di Bojonegoro sebanyak 575.439 orang dari total jumlah penduduk 1,4 juta jiwa lebih.
Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah mengatakan dengan adanya informasi dan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Pemkab bisa mengambil langkah untuk mengatasi kemiskinan yang ada.
“Untuk mengurangi angka kemiskinan yang terpenting adalah data,” ujarnya melalui pers rilis yang dikirimkan kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (19/12/2018).
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), lanjut Bu Anna-sapaan akrab Bupati Bojonegoro, angka kemiskinan di Bojonegoro saat ini berada diurutan 11 di Jawa Timur. Hanya saja BPS mengalami banyak kendala dalam melakukan survei untuk mengumpulkan data sesuai dengan blok sensus salah satunya infratsruktur jalan.
“Jadi, butuh pembangunan serius meski terbentur wilayah hutan yang merupakan ranah Perhutani,” tegasnya.
Saat ini, Pemkab Bojonegoro telah berkoordinasi dengan Perum Perhutani dan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup agar bisa membangun jalan di wilayah hutan.
“Kita harus mendukung BPS karena selalu menyajikan data dalam mengambil sebuah kebijakan,” pungkasnya.(rien)





