Hingga Juni 2021, 147 Sarang Tawon Ditangani Damkar Bojonegoro

22867

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro telah menangani ratusan sarang tawon yang ada di permukiman warga. Jumlah itu diperkirakan akan meningkat dibanding 2020 lalu. Sebab, hingga akhir Juni 2021 ini sudah 147 sarang tawon ditangani.

Kepala Bidang (Kabid) Penyelamatan Dinas Damkar Bojonegoro Ahmad Adi Winarto mengatakan, penyebab sarang tawon berpindah ke permukiman karena jumlah pohon di hutan semakin berkurang. Karena itu, jika tidak segera ditangani akan berbahaya bagi masyarakat.

“Untuk mengevakuasi sarang tawon menggunakan metode pengasapan,” katanya, Rabu (30/6/2021).

Adi sapaan akrabnya menjelaskan, jumlah penanganan sarang tawon ndas atau yang punya nama ilmiah vespa affinis ini diperkirakan akan meningkat. Sebab, baru memasuki Juni 2021 sudah 147 sarang tawon ditangani.

“Kalau 2020 lalu ada 178 lebih sarang tawon sudah ditangani. Namun, memasuki musim penghujan, tawon tidak bisa membuat sarang,” ujarnya kepada SuaraBanyuurip.com.

Sarang tawon, lanjut dia, sebagian diminta oleh warga untuk pakan ternak seperti ayam. Selain itu, jika ada sarang tawon lebih baik dihindari. Dan segera menghubungi pihak Damkar Bojonegoro, karena sangat berbahaya.

Baca Juga :   337,38 Hektar Lahan Hutan Bojonegoro Ditanami Porang

“Ya, lebih baik dihindari saja. Karena, biasanya sarang tawon ada yang seukuran botol galon air,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *