SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sebanyak lima desa di dua kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi sasaran Program Aksi Kemitraan untuk Pemberdayaan Masyarakat (Patra Daya) tahun 2022 dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dengan mitra pendamping Yayasan Teras Center Nusantara.
Kelima desa tersebut adalah Desa Manukan, Begadon, dan Ringintunggal, Kecamatan Gayam, serta Desa Ngujo dan Sukoharjo, Kecamatan Kalitudu.
Jenis Patra Daya yang diterima masing-masing desa berbeda sesuai kebutuhan dan hasil musyawarah desa (Musdes). Untuk desa Begadon berupa pembangunan pagar balai desa, Desa Manukan Penerangan Jalan Umum (PJU), dan Desa Ringintunggal pembangunan Ruko untuk meningkatkan akses ekonomi masyarakat di Dusun Nyamplo RT.09 RW. 01.
Sementara jenis patra daya di Desa Ngujo berupa Tembok penahan Tanah (TPT) di dusun Kedung Keris, dan Desa Sukoharjo adalah TPT dan normalisasi saluran air.

EMCL bersama Yayasan Teras Center Nusantara telah melaksanakan sosialisasi di masing-masing desa sasaran program sebelum pembangunan infrastruktur Patra Daya dimulai.
Seperti sosialisasi Patra Daya yang dilaksanakan di Desa Sukoharjo dan Ngujo, Senin (20/6/2022). Sosialisasi dihadiri perwakilan EMCL, Ali Mahmud, Ketua Yayasan Teras Center Nusantara, Ahmad Imam Fatoni, kepala desa, perangkat desa, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, perwakilan pemuda dan perempuan.
Kepala Desa Ngujo, Ahmad Zaenudin mengucapkan terima kasih kepada EMCL kareana pada tahun 2022 ini desanya mendapatkan Patra Daya. Diharapkan dengan pembangunan TPT di Dusun Kedung Keris dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat.

“Kami juga berharap agar pendamping program dari Yayasan Teras Center Nusantara ini dapat membantu Timlak dalam proses pembangunan hingga selesai, baik dalam hal laporan secara administrasi dan keuangan,” ujarnya saat sosialisasi.
Senada disampaikan Kepala Desa Sukoharjo, Sulistiawan. Ia menyampaikan, awalnya program yang akan dilaksanakan berupa fasilitas air bersih, namun dialihkan menjadi TPT dan normalisasi saluran air. Karena di Sukoharjo telah ada tower air air bersih.
“Atas nama pemerintah desa dan masyarakat Sukoharjo, kami mengucapkan terima kasih kepada pihak SKK Migas melalui EMCL yang telah memberikan program Patra Daya berupa pembangunan infrastruktur,” kata Sulis saat sosialisasi di balai desa setempat.
Perwakilan EMCL Ali Mahmud menyampaikan patra daya yang dilaksanakan ini untuk membantu mempercepat pembangunan di tingkat desa, sehingga memberikan dampak positif kepada masyarakat baik di bidang ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan.
“Patra Daya ini salah satu bentuk komitmen dan kontribusi EMCL sebagai perusahaan hulu migas di wilayah operasi,” tegas Ali.
Ketua Yayasan Teras Center Nusantara, Ahmad Imam Fatoni berharap dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan infrastruktur di masing-masing desa sasaran program agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar sesuai harapan bersama.(jk)





