Dirjen Migas : Penerapan Teknologi CCUS di Lapangan Jatibarang Pertama di Indonesia

Dirjen Migas bersama pejabat Pertamina dan Direktur Reservoir Evaluation CCS Grup JOGMEC, Hiroshi Okabe melakukan injeksi perdana C02 di Lapangan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jabar.

Suarabanyuurip.com – d suko nugroho

Jakarta – Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM mengapresiasi penerapan teknologi Carbon Capture Storage (CCS)/Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) di Lapangan Pertamina EP Jatibarang Field di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Direktur Jendral (Dirjen) Migas, Tutuka Ariadji menyambut baik implementasi teknologi CCUS yang dilakukan Pertamina, karena merupakan pertama kali dilakukan di lapangan migas di Indonesia.

Tutuka menilai injeksi CO2 dalam penerapan CCUS merupakan akselerasi untuk mendukung target produksi migas nasional 1 juta barrel dan 12 MMSCFD tahun 2030 serta Net Zero Emission tahun 2060.

“Teknologi CCUS menjadi enabler yang mampu meningkatkan produksi migas melalui CO2-EOR sekaligus mengurangi emisi GRK secara signifikan,” ujar Tutuka Ariadji pada acara Ceremonial Kick Off Jatibarang CO2 Injection Show Case.

Peresmian atau injeksi perdana C02 dilakukan Dirjen Migas didampingi Senior Vice President Research Technology and Innovation Pertamina, Oki Muraza, Dewan komisaris Pertamina Hulu Energi, Nanang Untung, Direktur Eksplorasi Pertamina Hulu Energi, Muharram Jaya Panguriseng, dan Direktur Reservoir Evaluation CCS Grup JOGMEC, Hiroshi Okabe, Rabu (26/10/2022).

Baca Juga :   RAGAT Akan Demo JOBP-PEJ

Lapangan migas Jatibarang telah mengimplimentasikan injeksi CO2 dalam Teknologi CCUS.
© 2022 suarabanyuurip.com/Dok. Pertamina

SVP Research Technology and Innovation Pertamina, Oki Muraza, menegaskan bahwa injeksi C02 merupakan realisasi kerja sama antara Pertamina (Persero), Pertamina EP, dan Japan Oil, Gas and Metals National Corporation (JOGMEC) terkait ‘JOGMEC on CO2 Injection for Enhanced Oil Recovery (CCUS-EOR) Project in Jatibarang Field’.

“Hari ini kita melihat sejarah baru bagaimana CO2 diinjeksi untuk meningkatkan produksi sekaligus mengurangi emisi,” tegas Oki dalam keterangan tertulisnya yang diterima suarabanyuurip.com, Kamis (27/10/2022).

Penerapan teknologi CCUS merupakan komitmen Pertamina mendukung program Pemerintah untuk mempercepat transisi energi dan mencapai target penurunan emisi sebesar 29 persen pada tahun 2030 dan Net Zero Emission pada tahun 2060.

“Implementasi injeksi CO2 akan menjadi tulang punggung Pertamina dalam meningkatkan produksi migas dan sustainability,” tandas Oki.

Potensi dekarbonisasi tersebar di berbagai lokasi, di antaranya yang saat ini sedang dilakukan studi adalah Jatibarang, Sukowati, Gundih, Ramba, Subang, Akasia Bagus dan Betung. Secara total, potensi dekarbonisasi di seluruh area Pertamina Hulu Energi (PHE), sebagai Subholding Upstream Pertamina, di kisaran 15 juta ton carbon equivalen.

Baca Juga :   Sejarah Panjang Blok Natuna, Pernah Dikelola ExxonMobil dan Kini Akan Dilelang Ulang

Direktur Eksplorasi Pertamina Hulu Energi, Muharram Jaya Panguriseng, mengatakan injeksi C02 di Lapangan Jatibarang merupakan langkah awal implementasi CCS/CCUS kerja sama Pertamina dengan JOGMEC setelah melakukan studi bersama.

Lapangan Jatibarang, lanjut dia, merupakan salah satu lapangan raksasa di Indonesia dengan total produksi telah mencapai 101.8 MMMbls, dan masih memiliki potensi cukup besar.

“Semoga dapat diproduksikan melalui CO2-EOR,” ujar Muharram.

Ia menambahkan, teknologi CCUS bisa mendorong peningkatan produksi dari cadangan migas di Lapangan Jatibarang.

Direktur Reservoir Evaluation CCS Grup JOGMEC, Hiroshi Okabe mengatakan sangat terhormat bisa menyaksikan injeksi perdana CO2 di Lapangan Jatibarang.

Ia menambahkan, perjanjian studi bersama yang ditandatangani di Bali pada bulan Agustus dan hanya dalam dua bulan sudah bisa diimplementasikan.

“Pertamina dan JOGMEC bekerja sangat keras untuk mewujudkan injeksi CO2. Saya mengapresiasi Pertamina dan Pemerintah Indonesia atas dukungannya untuk injeksi karbon hari ini,” tandasnya.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *