Suarabanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Guna melancarkan arus lalulintas, desa ring satu ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu, mengusulkan peningkatan pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tuntas pada tahun 2023.
“Dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) pada Senin (27/02/2023) rata-rata desa mengusulkan pembangunan infrastruktur tahun ini tuntas,” kata Ketua Paguyuban Kades Kecamatan Gayam, Sukono, kepada Suarabanyuurip.com.
Dijelaskan, dengan tuntasnya peningkatan pembangunan infrastruktur baik poros desa maupun poros kecamatan tentu dapat memperlancar arus lalulintas bagi warga masyarakat. Selain itu, diharapkan pembangunan yudit untuk saluran air di kanan kiri jalan dan tembok penahan tanah (TPT) mulai dari Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu hingga wilayah Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, terselesaikan tahun ini secara merata.
“Harapan kami pembangunan yudit dan TPT jalan mulai Sumengko hingga Bandungrejo juga tuntas tahun ini secara merata. Artinya tidak terputus-putus,” ujarnya.
Mengingat, lanjut Kepala Desa (Kades) Katur ini, Gayam dan Ngasem merupakan kecamatan penghasil minyak dan gas bumi (Migas). Sehingga perlu adanya prioritas dalam pembangunan infrastruktur. Termasuk juga pemberdayaan masyarakat. Yakni program peningkatan sumber daya manusia (SDM) sebagai keseimbangan dalam perkembangan zaman.
“Jadi kedepan kalau operator migas, seperti ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sudah tidak di sini semua pembangunan disegala bidang sudah bagus bukan sebaliknya,” pungkas Kades ring satu ladang minyak Blok Cepu.(sam)





