Pastikan Laik Angkutan, Polres Bojonegoro Lakukan Ramp Check

PASTIKAN LAIK ANGKUTAN : Anggota kepolisian sedang menempel stiker armada bus yang telah dinyatakan laik.

Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro  –  Guna memastikan kelaikan angkutan armada bus, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro menggandeng instansi terkait melakukan ramp check atau pemeriksaan armada bus. Baik Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) serta pemeriksaan urine para pengemudi bus.

Pemeriksaan kendaraan angkutan ini melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan(Dinkes) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Bojonegoro. Agenda ini telah terlaksana di Terminal Rajekwesi Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (07/04/2023) kemarin.

“Bersama instansi terkait kami melakukan pemeriksaan atau ramp chek terkait kelaikan armada bus menjelang libur Lebaran Idul Fitri 1444 H. Jadi kami mempersiapkan sebaik mungkin armada yang beroperasi di terminal harus laik jalan,” kata Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady dalam keterangan tertulis kepada SuaraBanyuurip.com, Jumat (07/04/2023).

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi sistem penerangan, sistem pengereman, kelaikan ban depan dan ban belakang kendaraan, sabuk keselamatan pengemudi, pengukur kecepatan(speedometer), wiper kaca depan, serta peralatan tanggap darurat seperti pintu darurat, apart, alat pemecah kaca. Armada bus yang telah lolos inspeksi akan dilakukan penempelan stiker inspeksi keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

Baca Juga :   Ada 2 Kolom Baru di STNK, Bapenda Jatim Sebut Tak Ada Biaya Tambahan

“Apabila ditemukan pelanggaran, kita akan berikan sanksi sesuai jenis pelanggarannya. Mulai peringatan untuk memperbaiki atau melengkapi yang kurang hingga larangan operasional,” jelas dia.

Ditambahkan, bahwa selain melakukan ramp chek untuk armada bus AKAP dan AKDP, pihaknya juga melakukan pemeriksaan urine terhadap para pengemudi bus. Untuk itu pihaknya bekerjasama dengan Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Bojonegoro, dengan tujuan untuk deteksi dini kondisi fisik atau meminimalisir pengaruh obat-obatan berbahaya atau minuman keras.

“Sehingga saat membawa penumpang, para pengemudi bus dalam kondisi sehat dan prima serta selamat sampai tujuan,” tambahnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *