SuaraBanyuurip.com – Arus lalu-lintas di jalan nasional Bojonegoro – Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terlihat lengang di hari pertama lebaran Idulfitri 1447 Hijriyah, Sabtu (21/3/2026) siang, Peningkatan arus lalu-lintas diperkirakan mulai terjadi pada Minggu (22/3/2026) besok.
Dari pantuan suarabanyuurip.com, kendaraan roda empat maupun dua terlihat sepi melintas di jalan nasional Bojonegoro-Padangan. Tidak ada penumpukan kendaraan di sejumlah traficklight di sepanjang jalan tersebut.
“Warga kalau hari pertama lebaran halal bi halal di tetangga sekitar rumah,” ujar Narto, warga Gayam, Kecamatan Gayam.
Senada disampaikan Edi, warga Desa/Kecamatan Purwosari. Ia menuturkan sudah menjadi tradisi warga setiap lebaran hari pertama melawang untuk halal bi halal ke tetangga di sekitar rumah.
“Hari kedua lebaran baru ke famili di luar desa atau luar daerah,” ucapnya.
Bapak dua anak ini mengaku berencana halal bi halal ke famili di wilayah Kecamatan Kalitidu pada lebaran kedua pada Minggu besok.
“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya arus lalu lintas jalan nasional Bojonegoro-Padangan maupun jalan poros kecamatan padat di lebaran kedua besok. Biasanya di lampu merah terjadi penumpukan kendaraan,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Bojonegoro telah menyelesaikan perbaikan sejumlah ruas jalan untuk menyambut arus mudik dan balik maupun peningkatan mobilitas masyarakat selama lebaran Idulfitri. Tujuannya agar pemudik lebih aman dan nyaman berkendara, serta bisa mengurai kemacetan di jalur nasional wilayah Bojonegoro.
Beberapa titik strategis sebagai salah satu jalur alternatif yang telah rampung ditangani salah satunya di wilayah Timur (Kanor – Rengel). Perbaikan telah dilakukan di ruas jalan menuju Jembatan Terusan Bojonegoro-Tuban (TBT), tepatnya di jalur Kanor – Semambung. Pengerjaan ini dikawal langsung oleh UPT Wilayah 2. Selain itu di wilayah Selatan, jalur Kedungadem juga sebagai alternatif penghubung antar wilayah selatan yang saat ini kondisinya sudah mantap
Kepala Bidang (Kabid) Jalan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Bojonegoro, Iwan Maulana, menjelaskan, perbaikan jalur alternatif mudik imi untuk mengurai kepadatan yang kerap terjadi di jalur utama.
“Kami fokus pada pemeliharaan rutin dan penambalan lubang di ruas-ruas jalan kabupaten yang diproyeksikan menjadi jalur alternatif. Tujuannya, jika jalur nasional mengalami kepadatan, pemudik bisa beralih ke jalur kabupaten dengan aman dan nyaman. Untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan jelang Idulfitri telah dilaksanakan oleh UPT,” ujar Iwan.(red)





