Suarabanyuurip.com – d suko nugroho
Blora – Opertaor Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) akan menggulirkan program penunjang usaha kecil menengah (UKM) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pelaksanaan program pengembangan masyarakat di bidang ekonomi ini didampingi oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) Ademos.
Dalam program ini, EMCL bersama Ademos akan meningkatkan ekonomi berbasis “Community Hub” melalui peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha kreatif dan komunitas dengan memberikan ruang community space yang aman dan nyaman. Selain menumbuhkan ekonomi di Kabupaten Blora, program ini diharapkan juga dapat meningkatkan pertumbuhan ketenagakerjaan.
Sebelum program dimulai, Ademos menyelenggarakan rapat koordinasi dengan para pihak untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi pada Kamis (9/6/2023), di Ruang Rapat Kecamatan Cepu. Rapat Koordinasi dipimpin oleh Bupati Blora, Arief Rohman dan dihadiri oleh External Affairs Manager ExxonMobil Cepu Limited Beta Wicaksono, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Perwakilan Kecamatan Cepu, Lurah Balun, dan Lurah Karangboyo.
Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Bappeda Blora, Mulyadi menyampaikan bahwa tujuan diadakannya rapat koordinasi ini adalah sebagai sinkronisasi atas program-program pengembangan masyarakat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Blora.
“Dari paparan yang disampaikan para pihak yang hadir ini bisa memberikan gambaran arah program yang akan dilaksanakan. Sehingga nanti program yang dilaksanakan benar-benar sesuai harapan bersama,” ujarnya.
Ditempat yang sama, External Affairs Manager ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) Beta Wicaksono menambahkan, kolaborasi baik ini menjadi nilai tambah karena seluruh pihak nantinya akan terlibat dalam program ini.
“Apa yang kita lakukan ini hanya sedikit kontribusi kami, mungkin kami hanya memberikan bangunan fisik, jauh lebih penting dari itu semua dapat memberi benefit tambahan, dampak yang berkelanjutan untuk semua pihak,” tutur Beta.
Sementara itu, Ketua Ademos Mohamad Kundori menyampaikan pemaparan tentang program yang akan dilaksanakan. Meliputi tujuan pelaksanaan program, latar belakang, strategi pengelolaan aset serta harapan dari kolaborasi strategis antara EMCL, Pemkab Blora dan Ademos.
“Kami akan melaksanakan pendampingan program dengan kolaboratif berbagi peran bersama stakeholder terkait dan juga dengan pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Blora dan akan bersama-sama bergerak secara optimal agar pelaksanaan program dapat memberi dampak berkelanjutan,” tegas Sekretaris Ademos A. Shodiqurrosyad.
Pada sesi penutupan, Bupati Blora Arief Rohman menegaskan dukungannya terhadap program yang akan dijalankan EMCL bersama Ademos.
“Nantinya Pemkab Blora akan melakukan optimalisasi publikasi melalui saluran digital. Kita juga akan terus membangun sinergi dengan para pihak untuk mendukung pembangungan Kabupaten Blora yang berkelanjutan,” pungkas Bupati Arief.(suko)





