Media Bojonegoro dan Tuban Datangi Lapangan Minyak Banyu Urip

Lapangan Banyu Urip
Wartwan Bojonegoro dan Tuban foto di CPO Banyu Urip, Blok Cepu.

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Sejumlah 45 wartawan dari berbagai media di Bojonegoro dan Tuban mendatangi Lapangan Minyak Banyu Urip yang dikelola ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Kedatangan mereka disambut perwakilan manajemen EMCL dan jajarannya pada Selasa (19/9/2023).

Para wartawan melihat fasilitas Lapangan Banyu Urip yang menjadi andalan produksi minyak nasional yang saat ini mencapai 600 ribu barel per hari (bph). Produksi minyak Banyu Urip sekarang ini berada di kisaran 170 ribu barel per hari (bph). Produksi ini berasal dari 30 sumur produksi dan 15 sumur injekasi yang berada di tiga tapak sumur yakni Wel Pad A, B dan C.

“Setidaknya 25% produksi minyak nasional berasal dari lapangan Banyu Urip,” Harwiyono, Onshore Facility Manager EMCL.

Lapangan Banyu Urip.
Harwiyono, Onshore Facility Manager EMCL menjelaskan perkembangan produksi Lapangan Banyu Urip kepada wartawan Bojonegoro dan Tuban.

Lapangan Banyu Urip telah memproduksi lebih dari 600 juta barel minyak untuk Indonesia. Jumlah ini melebihi cadangan yang ada pada awal ditemukan yakni sebesar 450 juta barel.

Kepada awak media, Harwi memaparkan tentang fasilitas dan aktivitas Lapangan Banyu Urip. Sejak on stream pada 2015, EMCL telah melakukan lebih dari 900 kargo lifting. Sumbangsih pendapatan negara ini juga mampu memberi bagi hasil daerah yang cukup besar.

Baca Juga :   Pengapalan ke 1.000, Produksi Kumulatif Blok Cepu Capai 660 Juta Barel

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan rekan-rekan media selama ini. Berkat dukungan ini, operasi kita berjalan lancar, aman, dan selamat,” imbuhnya mengapresiasi.

Berbagai pertanyaan dilontarkan para wartawan yang mengikuti acara “Media Nyambangi Banyu Urip” ini. Mulai dari soal ketahanan produksi, pengelolaan air, dan program pengembangan masyarakat (PPM).

“Kami fokuskan PPM di tiga pilar. Pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi,” ucap Feni Kurnia Indiharti, Community Relations Supervisor EMCL.

Untuk melihat langsung program, wartawan diajak mengungjungi Program Sekolah Lapang Pertanian di Desa Bonorejo. Di demplot pertanian itu, para awak media bertemu dengan para petani dan mendapat cerita manfaat program tersebut.

“Pertanian alami yang kita kembangkan di sini menyadarkan para petani di desa bahwa pertanian ramah lingkungan menguntungkan dari sisi ekonomi dan alam,” tutur Heru Cahyo, pensiunan Dinas Pertanian yang kini mengabdi untuk masyarakat.

CSR EMCL.
Salah satu laboratorium pertanian sekolah lapangan yang ada di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam. Sekolah lapang ini merupakan program pengembangan masyarakat yang dilaksanakan EMCL di wilayah operasinya.

Sekolah Lapang Pertanian di Bojonegoro dimulai pada tahun 2020. Tahun ini, kegiatan dilaksanakan di enam desa di Kecamatan Gayam dan dua desa di Kecamatan Kalitidu. Jumlah petani yang terlibat langsung dalam Sekolah Lapangan mencapai 638 orang petani laki-laki dan perempuan, serta 410 orang petani penerima manfaat secara tidak langsung.

Baca Juga :   Diduga Tidak Netral, Bawaslu Bojonegoro Dilaporkan ke DKPP

Umumnya mereka menggunakan pengendali hayati, kompos, maupun pupuk organik cair dari kelompok Sekolah Lapang Pertanian. Cara ini mampu menekan biaya produksi yang dikeluarkan petani, namun bisa mendapatkan kualitas hasil panen yang bagus.

“Kamai berterima kasih sekali kepada EMCL yang sudah peduli dengan warga Bonorejo. Sudah banyak program CSR yang diberikan EMCL kepada warga.  Salah satunya program sekolah lapangan ini,” kata Kepala Desa Bonorejo, Rahmad Aksan.

Sepakbola
Rangkaian kunjungan wartawan Bojonegoro dan Tuban diakhiri dengan olahraha sepakbola dengan pejabat EMCL dan Muspika Gayam.

Perjalanan para awak media diakhiri dengan sepak bola pershabatan. Tim dari Bojonegro melawan tim Tuban serta narasumber. Camat Gayam serta Kapolsek dan Danposramil hadir mengikuti sepak bola.

“Kesempatan langka bagi kami untuk bisa bercengkerama dengan para wartawan seperti ini,” cetus Kapolsek Gayam, Bambang Trenggani.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *