Program CSR Pemkab Bojonegoro Gandeng PPSDM Migas untuk Asah Skill K3 SDM Lokal

Ppsdm migas.
TINGKATKAN SDM : Putra putri Bojonegoro saat mengikuti pembukaan pelatihan dan sertifikasi K3 di PPSDM Migas.

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Blora – Pusat Pengembangan Sumber Daya Mineral Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) menyelenggarakan pelatihan Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pelatihan ini merupakan program CSR Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur.

Pelatihan Corporate Social Responsibility (CSR) adalan sebuah inisiatif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk mendidik putra daerah. Tentunya program pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan knowledge peserta mengenai K3, serta bisa memberikan bekal untuk dapat mencari kerja seusai program ini berakhir.

Pelatihan program CSR Pemkab Bojonegoro dibuka oleh Novi Hery Yono, Widyaiswara Muda PPSDM Migas pada Senin (4/12/2023).

“Saat ini, tanggung jawab sosial korporasi atau Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi hal yang tak terelakkan bagi perusahaan atau bagi pemerintah yang ingin berperan aktif dalam membangun masyarakat dan lingkungan yang lebih baik,” kata Novi.

Ia menambahkan begitu juga bagi Pemkab Bojonegoro tentunya memiliki tanggung jawab sosial dan dukungan regulasi untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia putra daerah di area kabupaten Bojonegoro. Agar dapat membangun budaya pemerintah yang lebih berkelanjutan, bertanggung jawab sosial dan dapat memberikan dampak positif pada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Baca Juga :   PPSDM Migas Berikan Pelatihan Regulasi Hilir Migas untuk ASN KESDM

Pelatihan dengan judul Operator Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Operator bertujuan memberikan pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) pada bidang tersebut.

Sebagai informasi pelatihan dan ujian sertifikasi secara keseluruhan dilaksanakan pada tanggal 4-15 Desember 2023. Ada sebanyak 80 jam pelajaran, terdiri dari 43 jam teori dan 37 jam praktik. Jumlah peserta pelatihan ini sebanyak 20 peserta dari Kabupaten Bojonegoro.(adv/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *