Diduga Ada Kecurangan, Moch Lahir : Harus Dihitung Ulang dan Oknum Pelakunya Ditindak Tegas

Ketua Tim Pemantau Pemilu DPC PPP Bojonegoro, Moch Lahir.
Ketua Tim Pemantau Pemilu DPC PPP Bojonegoro, Moch Lahir.

SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko

Bojonegoro – Tersiar kabar dihentikannya rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, karena ditengarai ada kecurangan penggelembungan suara terhadap peserta pemilihan umum (Pemilu) memantik reaksi tim dari partai politik. Ketua Tim Pemantau Pemilu DPC PPP Bojonegoro, Moch Lahir, salah satunya.

Menurut Lahir, adanya dugaan penggelembungan suara pada calon anggota legislatif (caleg) di dalam satu tubuh partai maupun dari luar partai tak bisa didiamkan. Karena sangat merugikan seluruh partai.

“Adanya dugaan penggelembungan suara ini sangat merugikan seluruh partai. Jadi oknum pelakunya harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” kata Moch Lahir kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (21/02/2024) malam.

Pria yang telah lama menyukai dunia politik ini minta agar penghitungan suara harus diulang. Karena ini menyangkut suara rakyat.

“Semua pihak yang terkait dalam penyelenggara pemilu harus jujur, terutama Bawaslu selaku pengawas harus tegas, adil, dan cepat bertindak bila ditemukan pelanggaran,” ujarnya.

Lahir mengimbau pada seluruh saksi dan kader-kader dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk mengawal jalannya rekapitulasi penghitungan hasil suara  tingkat PPK hingga tuntas. Karena tidak menutup kemungkinan tidak hanya terjadi di PPK Padangan saja melainkan PPK di kecamatan lain pun patut juga dicurigai hal yang serupa.

Baca Juga :   Balon Kades Campurejo Masuk Proses Verifikasi Berkas

“Tim kami sudah bergerak mengumpulkan data-data, dan besok kami akan datangi PPK Padangan,” pungkasnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Bojonegoro, H. Sukur Priyanto (berpakaian hitam) saat mendatangi lokasi rekapitulasi diduga curang di PPK Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Ketua DPC Partai Demokrat Bojonegoro, H. Sukur Priyanto (berpakaian hitam) saat mendatangi lokasi rekapitulasi diduga curang di PPK Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Diberitakan sebelumnya, rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dikabarkan harus dihentikan. Musababnya karena ditengarai ada kecurangan berupa penggelembungan suara terhadap peserta pemilihan umum (Pemilu), Rabu (21/02/2024).

Rumor yang beredar menyebutkan, penggelembungan itu terjadi pada calon anggota legislatif (caleg) di dalam satu tubuh partai maupun dari luar partai. Indikasinya adalah terjadi perpindahan suara signifikan dari sekira 2.000 suara menjadi 4.000 suara lebih.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Bojonegoro, H. Sukur Priyanto membenarkan kabar tersebut. Sebab pihaknya turun langsung mengecek informasi itu langsung ke Balai Kecamatan Padangan.

“Iya, betul, saya tadi ke Padangan, karena ada indikasi kecurangan, tadi saya minta agar proses rekapitulasi dihentikan, untuk diminta penghitungan ulang dari awal, dan saya juga minta agar operatornya diganti,” kata Sukur Priyanto kepada Suarabanyuurip.com.

“Ramai, tadi memanas kok, KPU dan Bawaslu datang semua, karena ada perpindahan suara dari beberapa caleg kepada salah satu caleg yang jumlahnya sekira 1.500 suara,” lanjut pria tampan ini.

Baca Juga :   123 Kades Dilantik Bupati

Terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro, Handoko Sosro Hadi Wijoyo mengaku, telah menindaklanjuti kejadian ini.

“Ada tiga hal yang kami rekomendasikan,” ungkap Hans, sapaan akrabnya.

Rekomendasi pertama adalah agar kotak suara dibuka kembali untuk rekap ulang dan melihat C Hasil yang kemudian di input ulang di sirekap.

Ke dua memberikan dokumen D Hasil rekapitulasi kecamatan untuk dapat dilakukan pencermatan oleh panwascam dan saksi.

“Yang ke tiga, kami rekomendasikan supaya operator sirekap diganti baik itu personnya maupun akunnya,” tandasnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Bojonegoro Divisi Teknis Penyelenggaraan, Fatma Lestari membenarkan, bahwa rekapitulasi di PPK Padangan dihentikan untuk diulang.

“Besok (Kamis, 22/02/2024) akan dilakukan rekapitulasi ulang,” bebernya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *