BPBD Bojonegoro Temukan Sepeda Milik Korban Diduga Tenggelam di Bengawan Solo

Sepeda milik korban diduga tenggelam ditemukan saat tim BPBD Bojonegoro melakukan penyisiran Sungai Bengawan Solo.
TITIK TERANG : Sepeda milik korban diduga tenggelam ditemukan saat tim BPBD Bojonegoro melakukan penyisiran Sungai Bengawan Solo.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Tim Search and Rescue (SAR) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melaporkan telah menemukan sepeda kayuh milik korban diduga tenggelam di Bengawan Solo, Selasa (30/04/2024).

Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Laela Noer Aeny mengatakan, bahwa pada pencarian hari ke dua ini tim telah berhasil menemukan sepeda yang ditengarai biasa digunakan oleh penyintas, sebagaimana keterangan dari para saksi.

“(sepeda) ditemukan saat tim kami melakukan penyisiran dan nyantol ke alat tim pencari, ternyata itu sepeda survivornya (penyintas),” katanya kepada Suarabanyuurip.com.

Titik penemuan sepeda pun disebut tak jauh dari titik awal dugaan korban tenggelam. Yaitu di plengsengan tepi Bengawan Solo, di mana terduga penyintas jatuh, turut Desa Leran, Kecamatan Kalitidu. Tetapi keberadaan penyintas belum ditemukan.

“Perkiraan sementara (penyintas) klorot (tergelincir) dari plengsengan bersama sepedanya,” ujar perempuan enerjik yang akrab disapa Ani ini.

Diberitakan sebelumnya, belum sampai satu minggu berselang sejak penambang pasir hanyut dan ditemukan meninggal di Jembatan KaRe, ada lagi kabar Bengawan Solo kembali memakan korban. Kali ini satu orang tenggelam di sekitar aliran Bengawan Solo turut Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Baca Juga :   Sertifikat Asli Bisa Diketahui Lewat Warka Tanah

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Laela Noer Aeny mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat pada Minggu, 28 April 2024, bahwa telah terjadi kejadian diduga orang tenggelam di sekitar aliran Bengawan Solo turut Desa Leran, RT. 04, RW. 01, Kecamatan Kalitidu.

“Kejadian diperkirakan sejak pukul 06.00 pagi, hari Minggu (28/04) kemarin, dan seusai informasi, survivor ini diduga memiliki penyakit epilepsi,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Senin (29/04/2024).

Adapun identitas penyintas sedang dalam pencarian adalah M. Iqbaludin Romli (23). Ciri-cirinya, laki-laki berkulit kuning, memakai kaos putih variasi hitam dipadu celana training warna hitam.

“Saat ini sementara hasil pencarian masih nihil, dan kami lanjutkan besok pada hari ke dua,” ujar Ani.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *