SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Pendaftar penjaringan Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bojonegoro, Jawa Timur, Edi Sampurno kabarnya telah mengembalikan formulir ke partai yang membuka kesempatan sebelumnya. Setelah itu, Kepala Desa (Kades) Campurejo ini melanjutkan komunikasi dengan partai politik yang ada di Bojonegoro.
“Hari ini saya kembalikan formulir pendaftaran ke DPC Partai Demokrat,” kata Edi Sampurno kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (07/05/2024)
Sebelumnya, kades yang menjabat di periode ke dua ini telah mengembalikan formulir yang diambilnya di DPD PAN dan DPD Nasdem Bojonegoro Senin, (06/05/2024) kemarin.
Usai pengembalian formulir, pemegang tampuk pimpinan di desa ring satu lapangan migas Sukowati Field ini mengaku meneruskan agenda politiknya melakukan komunikasi politik lanjutan dengan partai setempat.
“Kami teruskan komunikasi politik lanjutan dengan PDI-Perjuangan, PPP, PKS, Hanura, dan Golkar,” ujarnya.

Terpisah, Ketua DPC Demokrat Bojonegoro, Sukur Priyanto membenarkan, bahwa Edi Sampurno telah mengembalikan formulir penjaringan, bersama dengan empat kandidat lainnya. Yakni Nurul Azizah, Anna Muawanah, dan Wahyu Setiawan.
“Ada lima orang yang mengembalikan formulir,” bebernya sambil merahasiakan orang ke lima yang turut serta.
“Betul, Pak Edi Sampurno datang pukul 10.00 tadi pagi ke kantor kami untuk mengambil formulir pendaftaran di Jalan Panglima Polim,” ungkap Ketua Tim Pilbup DPC PPP Bojonegoro, Drs. Chumaidi, MM, ketika dikonfirmasi.
Menurut pria yang juga pengurus harian parpol berlambang ka’bah ini, komunikasi politik yang dibangun masih berupa penjajakan untuk menyamakan persepsi. Antara lain tentang peningkatan kesejahteraan masyarakat, membangun dengan humanis yang adil dan merata untuk semua, kekuatan civil society, dan tentang pesantren.
“Meski (dalam Pilbup) harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi persyaratan, tetapi PPP adalah partai yg berkarakter, serta punya basis massa yang jelas dan fanatis,” tambah Chumaidi.
Terpisah, Ketua DPD Golkar Bojonegoro, Hj. Mitroatin pun menyatakan, bahwa Edi Sampurno juga telah mengontak pihaknya untuk berkomunikasi atau bersilaturahmi. Namun dalam hal rekomendasi pilkada ini seluruh keputusan ada di tangan DPP.
“Politik ini kan dinamis to, Mas, jadi kita tunggu saja keputusan DPP,” tandasnya.(fin)




