Diduga Cekcok Perempuan Bacok Pria di Bojonegoro

Polisi sedang melakukan olah TKP diduga peristiwa cekcok berujung pembacokan.
Polisi sedang melakukan olah TKP diduga peristiwa cekcok berujung pembacokan.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Diduga cekcok, seorang perempuan disinyalir berasal dari luar kota membacok pria. Peristiwa berdarah dalam kamar di salah satu hotel turut Kelurahan Karangpacar, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, itu kini dalam penyelidikan kepolisian.

Identitas pria terduga korban penganiayaan ini belum diketahui secara pasti. Tetapi keterangan dari warga sekitar kejadian menyebutkan pria itu memakai mobil ber plat nomer H.

Ketua RT 11, RW 01, Kelurahan Karangpacar Bojonegoro, Joko Purnomo menuturkan, kejadian ini bermula pada Rabu (8/5/2024) sekitar Pukul 10.00 pagi.

“Saya tidak tau masalahnya, kemungkinan asmara dan si pelaku perempuan ini langsung lari membawa anaknya,” tuturnya ketika ditemui di lokasi.

Setelah perempuan terduga pelaku itu lari, sejurus kemudian seorang pria lari kebelakang untuk meminta pertolongan dengan keadaan sudah berdarah-darah.

“Sepertinya korban dan diduga pelaku ini bukan asli warga sini dan hanya bertamu saja (di sini),” ujar Joko.

Setelah mendapatkan pertolongan korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat. Disusul segera oleh pihak kepolisian menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga :   Bunda Meda Paparkan 9 Pilar Program Pembangunan

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah, membenarkan adanya kejadian penganiayaan tersebut. Bahwa usai kejadian, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro Kota.

Dijelaskan, korban mengalami luka di bagian kepala sebelah kiri dan salah satu tangannya. Namun, untuk saat ini korban belum bisa dimintai keterangan lebih jelas.

“Alhamdulillah kondisinya sekarang sudah membaik, dan bisa di ajak ngomong (bicara), tetapi korban masih merasa pusing,” katanya kepada Suarabanyuurip.com.

Perwira pertama lulusan Akpol tahun 2012 itu mengungkapkan, berdasar keterangan saksi di lokasi kejadian. Yakni antara korban dan pelaku diduga mengalami pertikaian, hingga akhirnya terjadi cek-cok dan berujung si perempuan membacok pria tersebut.

“Awalnya cekcok, kemudian korban keluar dari dalam kamar dalam keadaan berdarah,” ungkapnya.

Disinggung perihal status antara korban dan pelaku, pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti identitas dari kedua orang tersebut. Karena pelaku sudah melarikan diri, sedangkan korban masih dimintai keterangan secara pelan-pelan.

“(identitas korban dan pelaku) Masih kita dalami,” tandas AKP Fahmi.(fin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *