Pernah Jadi Lawan di Pilkada Bojonegoro 2018, Mitroatin Mengaku Siap Jika Diduetkan Anna Mu’awanah

Mitroatin.
Mitroatin mengaku siap menjadi calon wakil bupati Anna Mu'awanah di Pilkada Bojonegoro 2024.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Hj Mitroatin mengaku siap apabila diduetkan dengan Hj Anna Mu’awanah dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bojonegoro 2024 mendatang. Apalagi, elektabilitas dua tokoh itu dari hasil survei lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dan Duta Konsultan dan Survei Indonesia (DKSI) sangat tinggi, yakni mencapai 70 persen.

“Kalau Bu Anna berkenan saya tidak masalah, apalagi kami memiliki misi yang sama untuk Bojonegoro,” kata Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro Hj Mitroatin.

Menurut politisi perempuan yang kini menjabat Pimpinan DPRD Bojonegoro itu, dukungan dari para kader Partai Golkar Bojonegoro yang menghendaki dirinya menjadi calon wakil bupati Bojonegoro berpasangan dengan Anna Mu”awanah sangat wajar di musim politik atau jelang Pilkada 2024 ini. Namun untuk penentuan pasangan calon harus melalui mekanisme panjang, termasuk rekomendasi koalisi partai politik.

“Artinya harus ada kesepakatan koalisi partai politik dan tidak sepihak satu partai saja,” jelas Mitroatin, Rabu (19/6/2024).

Wakil Ketua I DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto mengatakan, hasil paparan lembaga survei DKSI dan LSI Denny JA menunjukan duet Hj Anna Mu’awanah dan Hj Mitroatin di angka 70 persen.

Baca Juga :   Batal Dukung Anna, Golkar Bojonegoro Beralih ke Setyo Wahono-Nurul Azizah di Pilkada 2024

“Elektabilitas dua tokoh yang sangat tinggi itu menjadi dasar rekomendasi Rapat Pleno DPD Partai Golkar tadi. Sehingga di Kantor DPD Golkar merekomendasikan antara Anna-Mitroatinsebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro Pilkada 2024,” katanya.

Sebagai informasi, Mitroatin pernah menjadi lawan politik Anna Mu’awanah di Pilkada Bojonegoro 2018. Mitroatin saat itu berpasangan dengan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Soehadi Moeljono dari Partai Demokrat.

Sementara Anna Mu’awanah kala itu berpasangan dengan Budi Irawanto dari PDI Perjuangan.

Pasangan Bacabup Mulyoatine (Soehadi Moeljono – Mitroatin) harus mengakui keunggulan pasangan Anna – Wawan di Pilkada Bojonegoro 2018. Mulyoatine hanya meraup 195.489 suara atau 25.41 persen. Sedangkan Anna – Wawan mendulang suara 30,74 persen, atau mengantongi 236.358 suara.

Perhelatan Pilkada Bojonegoro 2018 lalu diikuti empat pasang kandidat. Dua pasang Bacawapu lainnya adalah Basuki-Pudji Dewanto (Basudewa) mendapat 187.381 suara, atau 24,34 persen, dan Mahfudhoh-Kuswiyanto memperoleh 150.261 suara atau 19,51 persen.

Perolehan suara tersebut dari 799.916 orang yang hadir menggunakan hak pilihnya, dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.026.229 orang. Sementara jumlah suara sah sebanyak 769.489 suara, dan tidak sah 30.427 suara.(jk)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *