Pertamina Hulu Indonesia Produksikan Gas 611,2 MMSCFD dan Minyak 61,5 MBOPD di Triwulan I 2024

FOTO ILUSTRASI : Pertamina mencatat sejarah baru di sektor hulu migas Indonesia, dengan melakukan tajak sumur perdana eksplorasi di Lapangan Duri, Blok Rokan.

SuaraBanyuurip.com – Pertamina Hulu Indonesia (PHI) – Regional 3 Kalimantan hingga triwulan I 2024 berhasil memproduksikan 611,2 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) dan 61,5 ribu barel minyak per hari (MBOPD). Sementara pada 2023 lalu, melalui anak perusahaan dan afiliasinya, PHI mencatatkan produksi minyak sebesar 62,17 MBOPD dan produksi gas sebesar 710 MMSCFD.

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Sunaryanto, memaparkan langkah-langkah strategis Perusahaan dalam upaya mendukung pencapaian target produksi minyak dan gas nasional. Ada empat strategi utama yang dijalankan PHI, yakni melanjutkan program eksplorasi dan eksploitasi (pengembangan) melalui sinergi anak perusahaan PHI (borderless operation); mengoptimasi baseline dan pengembangan di step-out area; menjaga keandalan fasilitas produksi; serta mengoptimasi biaya.

Sunaryanto menjelaskan berbagai tantangan dalam pengelolaan kegiatan hulu migas perusahaan di wilayah operasi di Kalimantan, yakni kondisi lapangan migas yang mature dan fasilitas yang aging dimana rata-rata telah beroperasi lebih dari 50 tahun, serta keekonomian aset.

“Di PHI, kami terus melakukan berbagai inovasi dan aplikasi teknologi untuk mempertahankan keberlanjutan produksi dan mengelola tantangan bisnis dan operasional agar Perusahaan dapat memberikan nilai yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat,” imbuh Anto, sapaan akrab Sunaryanto, dalam acara Bincang Asik Soal Migas Ala PHI, atau disingkat BASO IGA PHI di Jakarta.

Baca Juga :   Dukung Daya Saing Seleksi Perguruan Tinggi, PT Pertamina Hulu Indonesia dan Pertamina Foundation Gelar Try Out UTBK-SNBT Gratis bagi Ratusan Pelajar

Menurutnya, hingga Triwulan I 2024, PHI-Regional 3 Kalimantan berhasil memproduksikan 611,2 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) dan 61,5 ribu barel minyak per hari (MBOPD).

“Kami terus berkomitmen untuk menjaga keberlangsungan produksi migas perusahaan yang penting dalam mendukung ketahahan energi nasional,” pungkas Anto.

Senior Manager Relations PHI Handri Ramdhani menjelaskan bahwa Perusahaan senantiasa berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait dalam rangka menjaga tingkat keekonomian dan produktivitas lapangan-lapangan migas.

”Harapan kami, keberadaan Perusahaan dapat terus memberikan multiplier effect kepada masyarakat maupun industri lain, di antaranya melalui suplai gas ke Pupuk Kaltim, PLN Bontang dan PLN Tanjung Batu, Jargas Bontang, dan Jargas Kutai Kartanegara,” ungkap Handri.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *