SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Dampak kekeringan di musim kemarau tahun ini yang menyebabkan sebagian warga masyarakat Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kebupaten Bojonegoro, Jawa Timur kesulitan air bersih mendapatkan perhatian dari seorang pengusaha Gus Haji Hadi Nursam.
Tak tanggung tanggung pengusaha dari sekitar ladang minyak dan gas bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu tersebut salurkan bantuan sebanyak empat rit mobil tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter, Minggu (25/08/2024).
Dari 32.000 liter air bersih itu diberikan di empat titik warga Desa Butoh yang kesulitan air bersih. Yakni di Rukun Tetangga (RT) 19 dua titik dan di RT 10 serta RT 20 masing-masing satu titik.
“Sebanyak empat rit mobil tanki air kapasitas 8.000 liter kami bantukan untuk warga Desa Butoh yang sedang mengalami kesulitan air bersih. Semoga bermanfaat bagi warga yang menerimanya,” kata Gus Haji Hadi Nursam, pengusaha asal Desa Manukan, Kecamatan Gayam ini kepada Suarabanyuurip.com.
Terpisah salah satu warga penerima bantuan, Sinar, mengucapkan terimakasih kepada Gus Haji Hadi Nursam telah memberikan bantuan air bersih yang sangat dibutuhkan. Karena sejak awal bulan Agustus telah mengalami kesulitan air bersih.
“Sumur air yang biasa dimanfaatkan warga kini sumbernya sudah kering. Jadi bantuan air bersih ini sangat bermanfaat bagi kami untuk kebutuhan minum, memasak dan lainnya,” imbuh Sinar yang berdomisili di RT 10 ini.(sam)





