SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Kekeringan semakin meluas di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sehingga memicu krisis air bersih bagi masyarakat. Tercatat hingga September ini sudah 71 desa di 22 kecamatan mengalami krisis air bersih.
“Kekeringan sudah menjadi langganan setiap tahun bagi masyarakat Bojonegoro saat musim kemarau tiba,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Laela Nor Aeny.
Dia mengatakan, per tanggal 19 September kemarin BPBD sudah mendistribusikan 831 tangki air bersih untuk membantu masyarakat kekeringan. Total sudah 71 desa di 22 kecamatan yang menerima penyaluran air bersih ini.
“Jumlah tangki yang disalurkan bersumber dari 591 tangki APBD Bojonegoro dan 240 tangki BPBD Provinsi Jatim. Sedangkan, untuk kapasitasnya 5.000 liter setiap tangkinya,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (20/9/2024).
Menurut dia, kemarau tahun ini lebih banyak desa yang terdampak dibandingkan pada tahun lalu. Hal itu, dibuktikan lantaran banyaknya permintaan air selama musim kemarau 2024 ini berlangsung, bahkan hampir setiap hari pihaknya melakukan dropping air bersih.
“Dampak kekeringan di lapangan terus meluas. Permintaan air bersih juga terus meningkat dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.
Adapun sasaran Distribusi air bersih antara lain Kecamatan Kepohbaru, Desa Nglumber, Bumirejo, Kepoh, Sugihwaras, RSUD Kepohbaru, Desa Mojosari, Betet dan Desa Pejok. Kecamatan Temayang Desa Bakulan , Papringan. Kecamatan Purwosari Desa Donan dan desa Tinumpuk. Kecamatan Margomulyo Desa Meduri. Kecamatan Sumberrejo, Desa Sumberharjo, Margoagung, Deru, Banjarjo, Tlogohaji, Teleng dan Desa Kayulemah. Kecamatan Temayang, Desa Bakulan dan Desa Papringan.
Selanjutnya Kecamatan Sugihwaras, Desa Panunggalan, Siwalan, Drenges, Jatitengah, Alasgung, dan Desa Bareng. Kecamatan Sukosewu, Desa Sumberjokidul, Pacing, Sidodadi, dan desa Purwoasri. Kecamatan Ngasem, Desa Kolong, Butoh, Jelu, Desa Sendangharjo, Desa Tengger dan Desa Bareng.
Sedangkan Kecamatan Tambakrejo, Desa Jatimulyo, Gamongan, Kalisumber, Malingmati, dan Desa Bakalan. Kecamatan Ngraho, Desa Sugihwaras, dan Desa Nganti. Kecamatan Kedungadem, Desa Jamberejo, Sidomulyo, dan Desa Dayukidul. Kecamatan Bubulan, Desa Clebung, Ngorogunung, Desa Sumberbendo. Kecamatan Ngambon, Desa Nglampin, Sengon, dan Desa Bondol. Kecamatan Trucuk, Desa Kanten.
Kemudian Kecamatan Malo, Desa Sukorejo, Desa Petak. Kecamatan Kapas, Desa Kumpulrejo. Kecamatan Kanor, Desa Simbatan dan Desa Semambung. Kecamatan Sekar, Desa Miyono, Bobol dan Desa Bareng. Kecamatan Baureno, Desa Sraturejo. Kecamatan Kedewan, Desa Beji, Desa Kedewan dan Desa Hargomulyo. Kecamatan Gondang, Desa Pajeng, Desa Gondang, Desa Senganten dan Desa Sambongrejo. Kecamatan Balen, Desa Penganten.(jk)





