SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Event Bojonegoro Festival Daur Ulang (BFDU) disebut menjadi langkah awal ekonomi hijau di Bojonegoro, Jawa Timur. Sebab, event ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dari sampah.
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, sebelum membuka event BFDU 2025 dalam sambutanya menyampaikan, bahwa BFDU 2025 adalah embrio kegiatan yang berkelanjutan.
“Event kali ini bertepatan dengan bulan Ramadan dan masuk dalam rangkaian acara Gebyar Ramadan yang diselenggarakan di pusat hiburan Masyarakat Bojonegoro Go Fun,” jelasnya.
Wabup ramah ini berharap di tahun mendatang kegiatan ini bisa digelar out door, sehingga dinikmati masyarakat luas serta diikuti oleh segenap kelompok bank sampah di Kabupaten Bojonegoro.
“Dan bisa menjadi event tahunan,” imbuhnya.
Ketua Panitia atau Inisiator BFDU, Eddy Sis menyampaikan, sinergitas pecinta lingkungan dengan pemerintah daerah, sangat dibutuhkan untuk mengelola dan mengurangi sampah di Bojonegoro.
“Sampah menjadi masalah lingkungan di masyarakat desa hingga perkotaan. Banyak dampak negatif yang ditimbulkan seperti kesehatan, kualitas hidup, dan kelestarian alam,” katanya, Rabu (26/3/2025).
Selain itu, sampah juga bisa mencemari kualitas udara. Sehingga memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat. Karena itu melalui kegiatan ini ak melibatkan berbagai pihak, seperti sekolah, komunitas lingkungan, pemerintah daerah, dan masyarakat luas, untuk memastikan bahwa Hari Peduli Sampah Nasional hasilnya maksimal.
“Kegiatan digelar di Gebyar Ramadhan Bojonegoro, Go Fun Entertainment Complex, Selasa (25/3/2025) kemarin yang bertema “Tuntas Mengolah Sampah untuk Kesejahteraan Masyarakat”, kegiatan BFDU diharapkan mewujudkan Bojonegoro bersih sehat dan ramah lingkungan,” ungkapnya.
Eddy mengatakan, event ini menampilkan beberapa macam lomba seperti fashion show dari barang bekas, lomba cipta kreasi daur ulang, dan lomba video lingkungan serta lomba musik dari barang bekas.
Lomba ini diikuti sejumlah lembaga yang peduli lingkungan ikut berperan dalam event BFDU 2025 seperti Bank Sampah Bojonegoro, Yayasan Daya Tumbuh Indonesia (YDTI), Patriot Hijau, Komunitas Kain dan Kebaya Indonesia (KKKI), Yayasan Teman Penggerak Indonesia (YTPI) serta Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA).(jk)





