SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Cantika Wahono, menyebutkan bahwa prioritas utama organisasi adalah dalam upaya menekan angka stunting dan kemiskinan.
Istri Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono itu mengatakan, bahwa tujuan utama dari gerakan PKK adalah untuk mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang sehat jasmani dan rohani, makmur, serta sejahtera. Ia menegaskan komitmen untuk menghilangkan kasus stunting dan mengurangi secara signifikan jumlah masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan.
“Tujuan kita sama, ingin membuat Bojonegoro itu sehat jasmani rohani Makmur Sejahtera. Tidak ada lagi yang stunting, tidak ada lagi yang di bawah garis kemiskinan,” ujar Cantika Wahono di hadapan para pengurus PKK dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com, Kamis (17/04/2025).
Cantika mengapresiasi pula berbagai informasi yang telah disampaikan oleh camat dan kepala puskesmas terkait program-program yang dapat disinergikan dengan gerakan PKK. Ia menyoroti pentingnya memperhatikan kesejahteraan dan kebahagiaan, bahkan mengambil contoh dari bagaimana upaya menjaga kebahagiaan hewan ternak dapat meningkatkan produktivitas.
Analogi itu kemudian ditarik pada pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental ibu-ibu, terutama dalam masa kehamilan dan pasca melahirkan, sebagai langkah awal pencegahan stunting.
Cantika juga menyinggung pengalamannya sebagai akademisi di Malang, di mana isu kesehatan mental menjadi perhatian serius. Ia berharap agar kondisi lingkungan di Bojonegoro juga kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak dan remaja. Persiapan bagi calon pasangan suami istri, termasuk pendampingan pranikah, juga dianggap penting dalam mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Pun, ia tidak menampik adanya ironi terkait potensi ekonomi daerah dengan masih tingginya angka kemiskinan dan stunting. Hal ini menjadi fokus utama yang ingin diatasi bersama melalui gerakan PKK. Ia mengajak seluruh anggota untuk bergerak mulai dari lingkup keluarga, memperhatikan gizi, dan memanfaatkan berbagai program pemerintah daerah seperti program ayam petelur.
“Mudah-mudahan kita ini nanti bersama-sama ada banyak yang bisa kita lakukan,” harapnya.
Cantika Wahono juga memberikan apresiasi kepada peran ibu-ibu yang dinilai memiliki peran ganda dan tetap menjadi pilar kesehatan keluarga. Ia berharap semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh anggota PKK dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Bojonegoro yang lebih baik.
Sekadar untuk diketahui, usai Cantika Wahono dan jajaran pengurus inti telah dilantik di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Sedangkan pelantikan untuk seluruh tim PKK Kabupaten Bojonegoro direncanakan akan dilaksanakan sekitar tanggal 24 April 2025 mendatang.(fin)





