SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pengumuman kelulusan bagi peserta didik, khususnya SMA/SMK sederajat diumumkan hari ini, Senin (5/5/2025). Demi menjaga kondusifitas wilayah Bojonegoro, Cabdin Provinsi Jatim larang siswa melakukan konvoi dan corat-coret seragam.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Wilayah Bojonegoro, Hidayat Rahman, menyampaikan kepada seluruh kepala sekolah di wilayah Bojonegoro dan Tuban untuk melarang siswanya menggelar konvoi kendaraan dan aksi coret-coret seragam usai dinyatakan lulus.
“Konvoi di jalan raya sangat berbahaya, baik bagi siswa sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu, aksi mencoret-coret seragam dinilai kurang pantas sebagai bentuk perayaan kelulusan,” katanya kepada Suarabanyuurip.com.
Daripada seragam dicoret-coret, kata Rahman, lebih baik disumbangkan kepada adik kelas yang membutuhkan. Perayaan kelulusan juga bisa dilakukan dengan kegiatan positif dan bermanfaat, misalnya menggelar bantuan sosial hingga doa bersama.
Kepala SMK Negeri 1 Bojonegoro, Roedi Agus Setiyoono, turut mengimbau para siswanya untuk merayakan kelulusan dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.
“Gunakan momen kelulusan ini untuk bersyukur dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan, baik melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja,” katanya.(jk)





