Jika Lakukan Pungli, Kepala Sekolah Akan Dicopot

PC PMII Bojonegoro foto bersama dengan Cabdindik Provinsi Jawa Timur wilayah Bojongegoro usai melakukan audiensi perihal pungli di sekolahan.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro berjanji akan mencopot kepala sekolah jika terjadi praktik pungutan liar (pungli) di sekolahnya. Hal tersebut, disampaikan PC PMII Bojonegoro saat audiensi dengan Cabdindik, Sabtu (26/8/2023).

Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bojonegoro, Danang Prasetyo mengatakan, audiensi ini merupakan lanjutan pengawalan PMII terhadap persoalan pendidikan yang terjadi di Bojonegoro, salah satunya pungli di sekolah.

“Kedatangan kami selain bersilaturahim juga ingin berdiskusi terkait pendidikan di Bojonegoro,” kata Danang, sapaan akrabnya.

Dia mengatakan, PMII Bojonegoro telah melakukan sampling terkait adanya dugaan pungli di lembaga pendidikan Bojonegoro. Dari 12 data sampling dari aduan masyarakat yang dilakukan PMII Bojonegoro, ada 7 sekolah di bawah naungan pengawasan Cabdin terjadi dugaan pungli.

“Sehingga melihat ini Cabdindik harus senantiasa mengontrol dan mengawasi kondisi di sekolah. Sehingga praktik pungli di pendidikan tidak terjadi di Bojonegoro,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com.

Dia mengungkapkan, hasil dari audiensi Cabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro berjanji akan mencopot kepala sekolah jika di lembaganya ada praktik pungli. Hal ini agar tak ada sekolah yang berani melakukan pungutan liar di sekolah.

Baca Juga :   Dugaan Pungli di SMPN 1 Kasiman Bojonegoro, Wali Murid Lapor Polisi

Kepala Cabdindik Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Adi Prayitno mengatakan, PMII Bojonegoro juga harus terlibat untuk melakukan pengawasan dan monitoring praktik pungli di SMA dan SMK utamanya wilayah Bojonegoro.

“Sesuai surat edaran (SE) muratorium 27 Juli 2023 lalu, memberitahukan bahwa apabila praktik pungli dilakukan akan menindak tegas sekolah tersebut, bahkan mencopot kepala sekolah,” tandasnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *