SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Balikpapan — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kini berusia 45 tahun sejak berdiri pada 3 Maret 1980 silam. Peringatan ulang tahunnya pada tahun 2025 terpusat di Kota Beriman, Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Perayaan HUT Dekranasda akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 9-11 Juli 2025 di Balikpapan Sport Convention Center (BSCC) Dome, yang di ikuti oleh tamu Dekranasda dari seluruh Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
“Hari ini Kabupaten Bojonegoro turut berpartisipasi dan menjadi salah satu peserta pameran produk-produk unggulan serta UMKM di Kota Balikpapan,” kata Ketua Dekranasda Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, saat mengikuti acara pembukaan dan tasyakuran HUT Dekranasda, Rabu (9/7/2025) dalam keterangan tertulis.
Adapun stan Dekranasda Bojonegoro menampilkan produk-produk unggulan diantaranya produk kerajinan batik khas Jonegoroan, rajut, tas, dan kerajinan dari kayu jati.
Pagelaran bergengsi level Nasional HUT ke 45 Dekranasda diawali dengan tasyakuran pemotongan tumpeng serta pemukulan alat musik khas Kalimantan Timur oleh Ketua Dekranasda Pusat, Selvi Gibran Rakabuming.
Selvi mengatakan, bahwa sesuai tema HUT Ke-45 Dekranas “Perajin Berdaya Mendunia” adalah tujuan bersama untuk UMKM. Untuk itu, hal pertama dilakukan harus bisa merajai pasar domestik dulu. Baru kemudian meningkatkan value atau nilai jual untuk menjadi pemasok pasar global.
“Itu PR sama-sama yang harus kita emban,” terang istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Selvi yakin momen pertemuan ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia hingga pengurus Dekranas pusat bisa memunculkan ide-ide kreatif. Karena menurutnya pasti akan selalu ada inovasi-inovasi baru lagi di setiap program Dekranas.
“Program yang bermanfaat langsung untuk para perajin UMKM,” ujarnya.
Seusai acara pembukaan, dilanjutkan dengan pembukaan dan peninjauan stand Dekranasda yang menampilkan produk unggulan UMKM.
Terlihat, Stan Dekranasda Kabupaten Bojonegoro menjadi pusat perhatian dan diminati oleh banyak pengunjung dari daerah lain. Diantaranya Ketua Dekranasda Provinsi Jatim Arumi Bachsin, Ketua Dekranasda Provinsi dan Kota Bengkulu, Ketua Dekranasda Kabupaten Buleleng Bali, Ketua Dekranasda Kota Probolinggo, dan yang lain, mereka memborong beberapa produk-produk kerajinan Made in Bojonegoro.
Saat berkunjung ke stan Bojonegoro, Arumi Bachsin mengaku, hari ini ia membawa produk, salah satunya dari Tuban Dan Bojonegoro.
“Di Bojonegoro itu semuanya halus-halus, selain efisien, kualitas batiknya juga luar biasa dan juga paling terjangkau harganya,” ungkap istri Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak ini.(fin/adv)




