SuaraBanyuurip.com – Pengunjung Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) membludak. Hari pertama digelar, Rabu (18/6/2025), jumlah pengunjung BWBF mencapai 11.379 orang, dengan nilai transaksi penjualan sebesar Rp 235.445.000.
Perhelatan akbar kali pertama di kabupaten penghasil migas-sebutan lain Bojonegoro- ini juga telah memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar lokasi BWBF. Mulai dari jasa penginapan, kuliner, hingga parkir omsetnya meningkat.
“Ada peningkatan. Kalau hari biasa sehari bisa mendapat 300 ribu, tapi sehari kemarin sampai 600 ribu,” kata Tutik, penjual makanan di sebelah barat Alun-alun Bojonegoro.
Dalam pembukaan festival batik ini, dimeriahkan penampilan Parade Fashion Show Batik Khas Bojonegoro Cussaybiena & Batik Poetra Dolokgede yang diperagakan oleh 12 model Kange Yune.
Bojonegoro Wastra Batik Festival tahun 2025 berlangsung meriah karena diisi oleh 105 booth. 22 diantaranya diisi oleh kabupaten/kota se-Jawa Timur, 8 kab/kota dari Provinsi Jawa Tengah, dan 1 kabupaten dari Jawa Barat.
Selain itu juga diisi dari Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Biro Perekonomian Provinsi Jatim, Disperindag Provinsi Jatim, ASIDEWI (Asosiasi Desa Wisata Indonesia), Bank Jatim, BPR, ExxonMobil Indonesia, Pertamina EP 11 EP 12, PERSIT, BUM Desa. Juga booth dari Dewan Kerajinan Bojonegoro, Dinas Peternakan Bojonegoro, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian ojonegoro serta Asosiasi Perajin lokal lainnya.
Beragam kegiatan juga disuguhkan di Bojonegoro Wastra Batik Festival tahun 2025. Mulai Parade Fashion Show Batik Khas Bojonegoro Cussaybiena & Batik Poetra Dolokgede yang diperagakan oleh 12 model Kange Yune, pemilihan designer muda Bojonegoro 2025, talkshow bertajuk Batik dan Produksi, Lomba Ilustrasi Desain Batik tingkat SMA dan SMK se Jawa Timur, Lomba Fashion Show Batik, Workshop, Lomba Mewarnai dan Menggambar Batik, Malam Musik, dan dirangkai dengan Grand Final Duta Wisata Kange Yune Bojonegoro 2025.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Welly Fitrama mengatakan, jumlah penunjung Bojonegoro Wastra Batik Festival di hari pertama mencapai 11.379 orang. Pengunjungan tersebut dari dalam dan luar Kabupaten Bojonegoro.
“Untuk nilai transaksi penjualan dihari pertama mencapai sebesar Rp 235.445.000. Jumlah transaksi penjualan ini akan terus bertambah karena BWBF masih akan berlangsung sampai 21 Juni ” ujarnya.
Welly menjelaskan, Bojonegoro Wastra Batik Festival 2025 untuk menumbuhkan industri batik Bojonegoro, sekaligus memberikan ruang kepada perajin batik dan pelaku ekonomi kreatif untuk mempromosikan produknya, serta membangun jejaring dan saling bertukar pengalaman.
Welly berharap Bojonegoro Wastra Batik Fwstival 2025 akan menumbuhkan perekonomian karena melahirkan multiplier effect yang bisa ditangkap masyarakat di sekitar perkotaan.
“Ini sesuai tema Bojonegoro Wastra Batik Fwstival 2025, batik melejit, ekonomi meningkat, masyarakat bahagia makmur, dan membanggakan,” pungkasnya.(red)





