Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera Desa Bandungrejo Bukti Pemberdayaan Petani Hutan Berkelanjutan

Pertanian organik Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera
SUBUR: Petani anggota Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera telah menerapkan konsep pertanian ramah lingkungan. Terlihat tanaman jagung tumbuh subur dengan pemakaian pupuk organik atau kompos.

SuaraBanyuurop.com – Koperasi telah menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Indonesia, terutama di pedesaan. Prinsip gotong royong dan pemberdayaan berbasis anggota, menjadikan keberadaan koperasi tidak hanya meningkatkan taraf hidup, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah berdiri koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera. Koperasi ini hadir sebagai bukti nyata bagaimana kolaborasi antara masyarakat petani, pemerintah, dan sektor swasta dapat menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera dirintis sejak tahun 2023 melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) PT Pertamina EP Cepu Zona 12. Koperasi ini beranggotakan petani hutan yang tergabung dalam lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) Desa Bandungrejo.

Anggota Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera sebelumnya hanya petani biasa. Petani penggarap lahan hutan di sekitar ladang gas Jambaran-Tiung Biru (JTB). Mereka tidak memiliki pengalaman membangun sebuah usaha. Memanfaatkan peluang sumberdaya sekitar untuk meningkatkan perekonomian.

Namun, setelah mendapat pendampingan intensif dari Lembaga ALAS Institute, mitra Pertamina Pertamina EP Cepu Zona 12, pola pikir para petani hutan itu mulai berubah. Mereka bisa melihat peluang bisnis dari sumberdaya lingkungan sekitar. Salah satunya mengolah kotoran ternak menjadi pupuk kompos.

Pertanian organik Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera
TEKAN BIAYA TANAM: Anggota Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera sedang memproduksi pupuk organik dari kotoran hewan untuk kebutuhan tanam.

Produksi pupuk organik mulai dijalankan Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera sejak berdiri pada 17 April 2024. Mereka menampung kotoran ternak dari para anggota koperasi dan masyarakat. Kotoran ternak itu kemudian diolah menjadi pupuk organik untuk kebutuhan tanam. Mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Menjalankan praktik pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Hingga pertengahan tahun 2025, Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera telah memproduksi kompos sebanyak 24 ton. Stok bahan baku saat ini terdiri dari 2 ton kotoroan hewan (Kohe) sapi dan 3 ton kohe kambing. Secara kuantitatif, aktivitas produksi kompos tersebut telah memberikan keuntungan finansial sebesar Rp 9.180.000 kepada koperasi.

Produksi kompos Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera telah dimanfaatkan untuk mendukung pertanian ramah lingkungan di lahan seluas 1,5 hektare. Menggantikan sebagian besar kebutuhan pupuk kimia.

Berdasarkan penggunaan, pemanfaatan kompos tersebut telah mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia hingga setara dengan 1.200 kg pupuk kimia. Jika dikonversikan, menghasilkan penghematan biaya pertanian sekitar Rp 6.000.000–Rp 7.500.000.

“Ini tidak hanya berdampak pada efisiensi biaya, tetapi juga berkontribusi terhadap kualitas tanah yang lebih sehat dan produktif,” kata Purwiwin, Ketua Koperasi Rimba Tani Sejahtera, Rabu (16/7/2025).

Selain dampak ekonomi, Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera juga menciptakan nilai sosial melalui pelibatan 27 petani sebagai anggota aktif. Mereka terlibat langsung dalam produksi dan distribusi kompos, serta menjadi bagian dari upaya kolektif membangun ekonomi desa yang lebih mandiri.

Pertanian organik Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera.
Pupuk organik produksi Koperasi Produsen Rimba Tani Sejahtera dikemas dan siap didistribusikan kepada anggota untuk kebutuhan tanam.

Tak berhenti di situ, pada tahun 2024, Koperasi Produsen Rimba Tani juga telah mengembangkan unit usaha di sektor penyediaan jagung. Mereka menjalin kemitraan strategis melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Koperasi Ayam Petelur Blitar. Penandatanganan MoU ini dilakukan di Blitar, pada tanggal 30 Juni 2024.

Pengembangan usaha tersebut menjadi tonggak penting dalam membuka akses pasar yang lebih luas. Juga memperkuat posisi petani lokal dalam rantai pasok agribisnis nasional.

“Terima kasih kepada PEPC Zona 12 dan ALAS Institute yang telah mendukung kelompok kami, sehingga hari ini kami tidak hanya memiliki koperasi yang resmi berdiri, tetapi juga telah menjalankan kegiatan produktif pembuatan kompos dan bermitra dengan perusahaan pakan dari luar daerah,” tutur Pak Wiwin, panggilan akrabnya.

Ia menegaskan, Koperasi Rimba Tani Sejahtera berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif, mandiri, dan berbasis pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Mengobah pola pikir dan menningkatkan sumber daya manusia (SDM) petani hutan menjadi kunci sukses keberhasilan program ini. Mereka mengikuti berbagai kegiatan edukatif dari pendampingan yang dilaksanakan Alas Institute. Seperti sekolah lapang, pengenalan konsep pertanian organik, focus group discussion (FGD) untuk merumuskan visi dan misi kelompok, serta penguatan pemahaman mengenai konsep dasar koperasi.

“Proses ini menjadi fondasi penting dalam membangun pemahaman bersama mengenai prinsip, manfaat, serta tata kelola koperasi secara transparan dan partisipatif. Dengan pendekatan ini, para petani penggarap tidak hanya menjadi anggota secara administratif, tetapi juga memahami peran dan tanggung jawab mereka sebagai bagian dari suatu entitas ekonomi bersama,” ujar Andes dari ALAS Institute.

Andes berharap keberadaan Koperasi Produsen Rimba Tani bisa menjadi motor penggerak dalam memperkuat daya saing petani penggarap melalui akses yang lebih baik terhadap sumber daya, permodalan, dan pasar.

“Pendirian koperasi ini menjadi cerminan komitmen bersama untuk membangun masa depan ekonomi desa yang lebih adil, tangguh, dan berkelanjutan, serta mempertegas bahwa kekuatan kolektif masyarakat dapat menjadi pendorong utama perubahan positif,” tegasnya.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait