Wabup dan Kapolres Bojonegoro Ajak Pemuda Bojonegoro Perangi Narkoba

Perangi narkoba.
Vokalis The Rain, Indra Prasta membawakan lagu hitsnya dalam rangkaian festival band dan talkshow perangi narkoba di pertigaan Alun-alun Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.com – Talkshow bertajuk “Ayo Perangi Narkoba” dan Festival Band, Minggu (27/7) malam, di pertigaan Alun-alun Bojonegoro, Jawa Timur, sukses digelar. Ratusan palajar dan mahasiswa memadati lokasi perhelatan untuk bersama-sama berkomitmen memerangi narkoba.

Kegiatan ini menyedot perhatian kawula muda karena menghadirkan vokalis grup band The Rain, Indra Prasta. Selain bisa menikmati hiburan musik, para pemuda juga mendapat edukasi tentang bahaya narkoba. Harapannya dapat mewujudkan generasi muda anti narkoba menuju generasi Indonesia Emas 2045.

Talkshow perangi narkoba dan festival band ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pekmkab) Bojonegoro, Polres Bojonegoro, dan Forum Ormas Bersatu (FOB) Bojonegoro yang didukung penuh BUMD PT. Asri Darma Sejahtera (ADS).

Hadir sebagai narasumber Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi, vokalis The Rain Indra Prasta, dan Kusprianto, mantan pengguna narkoba. Juga Perwakilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Hari Prianto; dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro, Mahmudi.

Wabup Nurul mewakili Bupati Bojonegoro menegaskan, generasi muda Bojonegoro harus diselamatkan dari bahaya narkoba.

“Narkoba ini adalah kesenangan sesat namun menjadi musibah untuk jangka panjang. Oleh karena itu, kewajiban kita sebagai orangtua menberikan pondasi keimanan, ilmu dan informasi tentang bahaya narkoba yang bisa membunuh masa depan,” ungkapnya.

Wabup Nurul mengucapkan terimakasih pada Direktur Utama PT ADS Kundori yang telah memberikan support.

“Luar biasa Mas Kundori, bahwa kegiatan ini tidak lepas dari CSR dari PT ADS untuk memberikan pelajaran penting bagi generasi muda. Ini sejalan dengan program Bapak Bupati yang menginginkan bahwa Bojonegoro bisa Bahagia, Makmur dan Membahagiakan,” tandasnya.

Baca Juga :   Lahan Tebu Dibakar Pemilik Warung Kopi Pingsan

Sebagai Ketua Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah menyatakan, keberadaan organisasi Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK/Kota) yang vakum selama ini tidak menyurutkan Pemkab Bojonegoro untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba pada generasi muda Bojonegoro.

“Kedepan, akan saya sampaikan kepada Bapak Bupati bahawa organisasi BNNK ini penting dana agar dibahas lebih lanjut. Meski demikian kita telah sinergi dengan BNNK Tuban untuk memerangi bahaya narkoba,” ujarnya.

Perangi Narkoba.
Kepolres Bojonegoro Afrian Satya Permadi (pegang mix), di dampingi Wabup Nurul Azizah, vokalis The Rain Indra Prasta, dan narasumber lainnya saat talkshow perangi narkoba.

Wabup Nurul juga sempat berdialog dengan para pelajar yang hadir diantaranya dari MAN 1, MAN 2 dan SMAN 1 Bojonegoro. Ia menyampaikan, pentingnya pengetahuan tentang bahaya narkoba.

“Jika bahaya, jangan coba-coba mendekati dan mencoba narkoba. Ingat Narkoba barang kecil nikmat sesaat tapi masa depan bisa hancur. Jauhi narkoba dan jangan mencoba narkoba. Hidup dengan semangat, jauhi narkoba,” tegasnya.

Kapolres Bojonegoro, AKBP. Afrian Satya Permadi menambahkan, belajar tentang narkoba tidak harus mengalami, tapi bisa dengan kegiatan sosialisasi perangi narkoba seperti ini yang menghadirkan berbagai pihak dari pemkab, penegak hukum, organisasi, musisi hingga ke mantan pengguna narkoba.

“Pengalaman orang lain bisa dijadikan pelajaran agar kita tidak terjerumus,” pesannya.

Baca Juga :   Hasil Tes Urine Petugas dan Warga Binaan Negatif, Satresnarkoba Apresiasi Lapas Bojonegoro

Kapolres menyampaikan, memerangi narkoba bukan hanya tugas Polri maupun BNNK, situasi ini bisa diciptakan dan wujudkan apabila dari keluarga lingkup terkecil dan lingkup terbesar bersinergi bersama untuk memerangi narkoba.

Vokalis The Rain, Indra Prasta mengatakan, sebagai musisi juga rentan didekati narkoba. Sebab, barang haram ini bisa menyasar semua lapisan masyarakat tanpa melihat ekonomi.

“Saya sebagai musisi juga melihat teman-teman musisi yang tertangkap dan karirnya langsung jatuh. Pengguna narkoba bisa juga tidak hanya teman tapi juga bisa keluarga terdekat kita dan tidak kita ketahui,” terang penyanyi dan pencipta lagu dari Yogyakarta ini.

Indra menegaskan, dirinya bersama The Rain tidak pernah menggunakan narkoba selama bekarya. Karya-karya yang dilahirkan tanpa pengaruh narkoba.

“Gak harus pakai narkoba untuk berkarya. Kembali pada diri sendiri untuk memutuskan menjauhi narkoba. Banyak cara menyelesaikan masalah tidak harus pakai narkoba, masalah bisa selesai,” tandasnya.

Perangi Narkoba.
Wabup Bojonegoro Nurul Azizah menyerahkan hadiah kepada juara pertama festival band dalam rangkaian kegiatan perangi narkoba.

Sementara itu, mantan pengguna narkoba, Kusprianto menceritakan sekilas tentang bahaya narkoba yang pernah dialaminya dan mewaspadai cara perederannya. Menurutnya, peredaran narkoba bisa muncul bukan dari orang jauh, namun bisa dari orang paling terdekat.

“Dengan istilah vitamin, agar kita mengikuti kemauan mereka yang membuat menjadi pecandu. Akibat dari konsumsi mengalami sakit berbulan-bulan mempengaruhi kesehatan tubuh hingga tidak bisa berjalan. Akhirnya saya mebulatkan tekad dalam diri jika diberi kesembuhan, ikrar perangi narkoba,” tegasnya.

Perwakilan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Hari Prianto; dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Bojonegoro, Mahmudi juga memberikan pendapat terkait bagaimana bahaya narkoba dan ajakan perangi narkoba.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait