Dua Manager PT BBS Lolos Seleksi Bakal Calon Dirut

Logo BBS.
FOTO ILUSTRASI : Logo PT BBS, BUMD Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Tim panitia seleksi (pansel) telah mengumumkan enam orang lolos seleksi administrasi bakal calon Direktur Utama (Dirut) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), BUMD Bojonegoro. Dari enam peserta itu dua diantaranya adalah pejabat aktif di BBS.

Keenam bakal calon dirut PT BBS tersebut bakal mengikuti tahapan uji kelayakan. Mereka adalah Lilik Budi Witoyo, Moh Nur Faqih, Gatot Suharto Hari Muslimin, Jaswadi, Muhammad Ali imron, dan Yenni Dahlia Ekawati.

Lilik Budi Witoyo sekarang ini menjabat Manager Hukum dan Umum PT BBS. Sementara Muhammad Ali imron saat ini menjabat Manager Operasi PT BBS.

Hasil seleksi administrasi bakal calon Dirut PT BBS itu telah diumumkan berdasar nomor: 539/200/412.021/2025 tanggal 31 Juli 2025, enam pendaftar dinyatakan memenuhi persyaratan seleksi administrasi.

Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi mengatakan, enam pendaftar bakal calon Dirut PT BBS dinyatakan memenuhi syarat, dan bisa mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Namun tim pansel bakal calon Dirut PT BBS wajib memperhatikan latar belakang peserta, terutama pengetahuan soal migas.

Baca Juga :   Produksi Minyak Sumur Tua Milik BUMD Bojonegoro PT BBS Nyungsep

“Calon dirut juga harus memiliki profesionalitas, kemampuan manajerial, integritas, dan terpenting memiliki pengalaman kerja yang relevan. Itu yang harus menjadi catatan tim pansel,” kata Sally kepada suarabanyuurip.com, Selasa (26/8/2025).

Politisi Partai Gerindra itu berharap, jika PT BBS sudah memiliki dirut definitif bisa segera berkontribusi terhadap pemerintah daerah, salah satunya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Karena beberapa tahun lalu, PAD yang disetorkan oleh PT BBS selalu tak mencapai target.

Seleksi Dirut PT BBS.
Pengumuman pendaftar yang lolos seleksi administrasi bakal calon Dirut PT BBS.

Usai salah satu peserta ditetapkan sebagai Dirut PT BBS wajib memiliki rencana bisnis (renbis) yang relevan, khususnya soal peluang menggarap proyek migas. Selain itu, lanjut dia, program PT BBS kedepan bisa langsung menyentuh masyarakat Bojonegoro secara langsung.

“Artinya PT BBS bisa turun merealisasikan programnya, dan masyarakat bisa langsung merasakannya,” jelas Sally.

Komisi B DPRD Bojonegoro, lanjuta dia, senantiasa mengawal perekrutan Dirut PT BBS agar berjalan secara akuntabel dan transparan.

“Termasuk kami akan meminta laporan kinerja dari PT BBS,” tambahnya.

Baca Juga :   BBS Belum dapat Kepastian Alokasi dan Harga Gas Banyu Urip

Untuk diketahui, tim panitia seleksi sebelumnya telah mengumumkan lima orang lolos seleksi administrasi bakal calon Direktur PT BBS, dan melakukan uji kelayakan pada Juni 2024.

Kelima orang tersebur adalah Moh Nur Faqih, Eka Sri Widyawati, Amrozi, Mohammad Yazid, dan Andi Nursanto. Karena proses seleksi administrasi yang lolos hanya dua orang, sehingga pendaftaran bakal calon Dirut PT BBS dibuka kembali mulai 4 Agustus 2025 lalu.

Alasannya, berdasar Pasal 21 ayat (1) dan Pasal 46 ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Mik Daerah, disebutkan bahwa Pelaksanaan seleksi Administrasi dan UKK menghasilkan paling sedikit 3 (tiga) atau paling bernyak 5 (lima) Calon Anggota Direksi.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait