SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pengelola lapangan minyak dan gas bumi (Migas) Sukowati, Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Zona 11, telah merealisasikan dana corporate social responsibility (CSR) untuk program gerakan ayam petelur mandiri (Gayatri) di lima desa ring satu Migas Sukowati Field di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Hingga 14 November 2025, lima desa tersebut sudah menerima ayam petelur. Kelima desa itu adalah Desa Ngampel dan Desa Sambiroto di Kecamatan Kapas, Desa Campurejo di Kecamatan Bojonegoro, serta Desa Bondol di Kecamatan Ngambon, dan Desa Sidomukti di Kecamatan Kepohbaru.
Field Manager PEP Sukowati Field, Arif Rahman Hakim menyampaikan, ditribusi bantuan sarpras usaha budidaya ayam petelur sudah 100 persen di lima desa ring satu lapangan migas Sukowati.
”Distribusi terakhir dilakukan di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, dan memang sejak awal penyaluran ayam petelur secara bertahap,” katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (20/11/2025) kemarin.
Dia mengatakan, Desa Campurejo menjadi desa terakhir menerima dropping ayam petelur. Hal tersebut karena pembelian ayam petelur harus menunggu atau antre hingga ayam tersedia terlebih dahulu.
”Namun saat ini dana CSR dari Pertamina EP Sukowati Field untuk program Gayatri semua sudah direalisasikan. Sehingga saat ini tinggal menunggu hasil produksi ayam petelur tersebut,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Desa Ngampel, Edi Sampurno mengatakan, sudah menerima dropping ayam petelur untuk program Gayatri yang bersumber dari dana CSR PEP Sukowati.
”Bantuan sarpras sudah lengkap, harapannya bisa meningkatkan ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM),” jelasnya.(jk)
Dana CSR untuk Program Gayatri Lima Desa Ring 1 Migas Sukowati Terealisasi




