SuaraBanyuurip.com – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) siap mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR). Anggaran CSR yang disiapkan PT ADS pada tahun 2026 ini sebesar USD468.653,50.
Dana CSR PT ADS sebesar USD468.653,50 itu telah disepakati dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) tahun 2025 yang dilaksanakan pada 6 April 2026 lalu. Jumlah itu dari 2 persen keuntungan penyertaan modal (Participating Interest/PI) Blok Cepu.
PT ADS telah melakukan sinkronisasi perencanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memperkuat program prioritas Pemkab Bojonegoro. Singkronisasi diikuti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan sejumlah OPD. Pertemuan tersebut bertujuan memastikan seluruh rencana program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT ADS selaras dengan prioritas pembangunan daerah tahun ini.
Dalam forum tersebut, masing-masing OPD memaparkan rencana program yang akan dikolaborasikan. Sektor kemandirian ekonomi menjadi salah satu poin utama. Di antaranya melalui program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri, Domba Kesejahteraan, dan pengembangan pakan mandiri berbasis bahan baku lokal bersama Dinas Peternakan dan Perikanan.
Selain itu, terdapat program pelatihan pemasaran ekspor bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, serta dukungan event pariwisata dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Sementara Dinas Lingkungan Hidup mengusulkan penguatan pengelolaan sampah dan penyediaan bibit tanaman. Sementara untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM), kolaborasi mencakup uji kompetensi jurnalis bersama Dinas Komunikasi dan Informatika serta pengembangan bisnis model Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Di sektor Olahraga dan Infrastruktur juga diperkuat melalui dukungan talenta muda bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora), serta pemerataan infrastruktur publik dengan Dinas PU Bina Marga & Penataan Ruang serta Dinas Permukiman Kawasan Perumahan & Cipta Karya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro, Andik Sudjarwo menyampaikan, sinkronisasi ini sangat penting agar tidak terjadi tumpang tindih anggaran.
“Sinergi ini memastikan program CSR benar-benar melengkapi program pemerintah daerah, sehingga akselerasi pembangunan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Senada disampaikan Kepala Bappeda Bojonegoro, Helmy Elisabeth. Ia menekankan pentingnya akurasi data dalam pelaksanaan di lapangan.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap program, mulai dari bantuan ternak hingga pembangunan infrastruktur, memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan berkelanjutan bagi kesejahteraan warga,” jelasnya.
Direktur Utama PT ADS, M. Kundori menegaskan kesiapan perusahaan untuk segera merealisasikan poin-poin kolaborasi tersebut.
“Kami berharap agar pelaksanaan program CSR tahun ini berjalan dengan baik sesuai apa yang telah kami rencanakan bersama” tegasnya dalam pertemuan yang berlangsung Selasa, 5 Mei 2026 lalu.
Kundori menambahkan, seluruh rangkaian sinkronisasi ini akan segera berlanjut menjadi langkah eksekusi untuk pelaksanaan program tahun 206 ini.
“Kami berkomitmen memastikan setiap manfaat dari program-program yang dilaksanakan dapat dirasakan oleh masyarakat secara nyata,” pungkas pria asli Desa Ngraho, Kecamatan Gayam itu.(red)




