2026, Bojonegoro Usulkan Pupuk Subsidi 186.027 Ton

Seorang petani di Bojonegoro saat menabur pupuk di lahan pertaniannya.
ILUSTRASI : Seorang petani di Bojonegoro saat menabur pupuk di lahan pertaniannya.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Jawa Timur berencana mengusulkan 186.027 ton pupuk subsidi untuk tahun 2026 mendatang. Jumlah tersebut bertambah dibandingkan usulan tahun ini, yakni sebanyak 116.207 ton.

Kepala DKPP Bojonegoro Zaenal Fanani menyampaikan, tercatat 191.588 petani yang sudah masuk dalam elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok atau e-RDKK.

“Usulan pupuk subsidi ke pemerintah pusat sesuai data e-RDKK, sehingga nantinya akan memenuhi kebutuhan para petani di Bojonegoro,” katanya, Senin (8/12/2025).

Zaenal menjelaskan, usulan 186.027 ton pupuk subsidi tahun 2026, terdiri 69.105 ton pupuk urea, 75.762 ton pupuk NPK, 40.755 ton pupuk organik, dan 405 kilogram (kg) pupuk jenis ZA.

“Tentu harapan usulan ini dipenuhi agar bisa mencukupi kebutuhan petani,” jelasnya.

Usulan penambahan pupuk subsidi dikarenakan jumlah petani yang menanam padi juga bertambah sehingga kebutuhan pupuk harus dipenuhi.

Petani diharapkan saat musim tanam tiba, segera melakukan penebusan pupuk subsidi. Sebab apabila tidak diserap, tentu akan menjadi sisa dan nanti dikembalikan ke pemerintah pusat.

Baca Juga :   51.835 Ton Pupuk Subsidi di Bojonegoro Belum Terserap

“Kami berharap serapan pupuk di tingkat petani maksimal dan tidak ada sisa,” terang Zaenal.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait