51.835 Ton Pupuk Subsidi di Bojonegoro Belum Terserap

Pupuk subsidi.
Petani di Bojonegoro sedang menabur pupuk di lahan persawahannya.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebanyak 51.835 ton pupuk bersubsidi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur belum tersalurkan, dari alokasi pupuk 2025 mencapai 130.713 ton. Sedangkan realisasi pupuk yang telah disalurkan sekitar 78.875 ton.

“Itu data per 29 September 2025,” Kepala Seksi Pupuk dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Tatik Kasiati, Minggu (5/10/2025).

Tatik menyampaikan, penyaluran pupuk sudah mencapai 60 persen untuk jenis NPK dan Urea. Namun untuk pupuk organik baru mencapai 46 persen, atau realisasi belum mencapai setengah dari alokasi.

“Sisa pupuk belum terserap karena belum memasuki musim tanam,” jelasnya.

Tatik memperkirakan alokasi pupuk mencukupi kebutuhan para petani hingga akhir tahun. Apalagi sebentar lagi akan memasuki masa tanam (MT) ketiga tahun 2025. Sebab, Bojonegoro mendapat alokasi pupuk sebanyak 130.713 ton. Sedangkan realisasi pupuk yang telah disalurkan sekitar 78.875 ton.

“Masih ada sisa 51.835 ton pupuk yang belum terserap,” ungkapnya.

Tatik berharap petani bisa melakukan penyerapan pada MT ketiga agar alokasi pupuk untuk Bojonegoro bisa terserap maksimal.(jk)

Pos terkait