Pengurus MUI Bojonegoro 2025–2030 Dikukuhkan, Teguhkan Peran Pelayan Umat dan Mitra Pemkab

Pengurus MUI Bojonegoro
RESMI : Ketua PD MUI Bojonegoro K.H. Alamul Huda Masyhur beserta jajaran pengurus 2025-2030 saat dikukuhkan di Gedung Angling Darma, lingkup Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (30/12/2025).

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Pengurus Daerah Majelis Ulama Indonesia (PD MUI) Kabupaten Bojonegoro masa khidmat 2025–2030 resmi dikukuhkan di Gedung Angling Darma, lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (30/12/2025).

‎Pengukuhan mengusung tema “Meneguhkan Khidmat MUI Melayani dan Membersamai Bojonegoro Berkah” ini meneguhkan peran MUI sebagai pelayan umat dan mitra Pemkab Bojonegoro.

‎Hadir dalam perhelatan,  Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Hj. Nurul Azizah, Sekretaris Umum PD MUI Jawa Timur Prof. Ahmad Muzaki, Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro Dr. Wisnu Widiastuti, S.H., M.Hum, serta Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi.

‎Pun hadir Rais Syuriah PCNU Bojonegoro KH. Maimun Syafi’i, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro Amanullah, Ketua PD Muhammadiyah Bojonegoro Buya Suwito, Ketua PC Muslimat NU Bojonegoro Nyai Hj. Umi Zulaichah, Ketua FKUB Bojonegoro Drs. Hanafi, Ketua IPHI Bojonegoro dr. Askan, Ketua BAZNAS Bojonegoro Drs. H. Wahid Priyono, Ketua Aisyiyah Bojonegoro Hj. Nur Hayati, tokoh perempuan Uma Tjitjik Mursyidah Muqofi, serta perwakilan MUI tingkat kecamatan dan KUA se-Kabupaten Bojonegoro.

‎Ketua PD MUI Bojonegoro, KH. Alamul Huda Masyhur, menegaskan, bahwa amanah sebagai pengurus MUI bukan tugas ringan. Ia mengibaratkan peran MUI seperti menerima bara api yang harus dipadamkan. Dan bara itu harus padam di tangan MUI.

‎”Sesakit apa pun, harus diselesaikan agar tidak berkembang menjadi persoalan luas di masyarakat,” kata Gus Huda, sapaan akrab K.H. Alamul Huda Mashyur.

‎Kiai yang mengasuh Pondok Pesantren Al-Rosyid itu menambahkan, pengurus MUI harus siap membersamai masyarakat menghadapi berbagai dinamika, demi terwujudnya masyarakat Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan.

‎”Kami mengajak seluruh pengurus membangun kerja sama yang solid dan dilandasi niat baik. Kami mohon doa agar amanah ini dapat kami emban dan jalankan dengan baik, serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” ungkapnya.

‎Sementara Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono menilai, MUI memiliki peran strategis sebagai pelayan umat sekaligus mitra pemerintah daerah. Salah satu tugas penting MUI adalah membina moral dan akhlak masyarakat di tengah perkembangan zaman yang sangat pesat.

‎”Saya berharap MUI Bojonegoro terus menjadi perekat persatuan umat serta berkontribusi aktif mendukung pembangunan daerah. Kami ingin pembangunan Bojonegoro berjalan berlandaskan iman dan akhlak mulia,” tandasnya.(fin)

Pos terkait