Operasikan 3 Rig di Blok Cepu dan Tuban, Pertamina Drilling Teguhkan Keselamatan dan SDM Unggul

Pertamina drilling
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita beserta jajaran saat mengunjungi Rig PDSI di WKP Blok Cepu.(ist/iwan)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Mengawali tahun 2026 dengan semangat baru dan niat yang tulus, seluruh Perwira PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) meneguhkan pentingnya keselamatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul demi kemandirian energi nasional.

‎Pertamina Drilling meneguhkan kembali peran strategis perusahaan dalam mendukung kemandirian energi nasional, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan energi dan pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai agenda prioritas bangsa.

‎Sebagai penyedia jasa pengeboran migas nasional, Pertamina Drilling memegang peran penting di hulu rantai pasok energi. Diketahui, perusahaan ini mengoperasikan banyak rig di seluruh Indonesia.

‎Tiga diantara rig milik Pertamina Drilling aktif dalam status operasi di Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Cepu dan Blok Tuban di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dan Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

‎”Setiap operasi pengeboran yang andal, aman, dan efisien menjadi fondasi bagi keberlanjutan produksi migas nasional,” kata Komisaris Pertamina Drilling Adhi Brahmantya kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (10/1/2026).

‎Ia menegaskan, bahwa capaian perusahaan hingga saat ini tidak hanya lahir dari kerja keras, tetapi juga dari kekuatan doa dan kebersamaan. Untuk itu selalu ada agenda doa bersama melibatkan para perwira dan anak-anak yatim.

‎“Keberhasilan yang kita raih merupakan hasil dari kerja keras seluruh Perwira yang disertai doa, termasuk doa anak-anak yatim yang selalu kita libatkan. Semoga di tahun 2026 ini, Pertamina Drilling dan seluruh insan di dalamnya bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Adhi.

‎Sementara Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, mengajak seluruh Perwira untuk membuka tahun 2026 dengan kepedulian, refleksi, serta komitmen kuat terhadap keselamatan kerja sebagai fondasi utama keberlangsungan operasional perusahaan.

‎“Hal pertama yang ingin saya tekankan adalah HSSE. Keselamatan, kesehatan kerja, keamanan, dan kepedulian terhadap lingkungan bukan sekadar prosedur, tetapi merupakan nilai utama dalam setiap aktivitas kita. Tidak ada pencapaian yang lebih penting daripada memastikan seluruh insan perusahaan dapat bekerja dengan aman dan pulang ke rumah dalam keadaan selamat,” tegas Avep.

‎Ia menambahkan, budaya HSSE harus terus diperkuat dan menjadi fondasi dalam setiap pekerjaan yang dilakukan oleh seluruh insan Pertamina Drilling, baik di kantor pusat maupun di seluruh wilayah operasi.

‎Memasuki tahun 2026, Avep mengajak seluruh Perwira menyongsong tahun dengan semangat baru dan optimisme. Program kerja yang telah direncanakan, menurutnya, menuntut fokus, disiplin, serta kemampuan beradaptasi yang tinggi di tengah tantangan industri energi yang semakin kompleks.

‎“Dalam menjalankan program kerja 2026, mari kita terus mengutamakan HSSE dan integritas, serta memperkuat semangat inovasi dan kolaborasi. Dengan cara ini, kita tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga membangun organisasi yang berkelanjutan dan berdaya saing,” tegasnya.

‎Avep berharap doa bersama yang dilaksanakan di awal tahun ini menjadi penguat langkah seluruh insan perusahaan dalam menjalankan setiap amanah dan tanggung jawab.

‎”Semoga melalui doa bersama ini, setiap langkah dan upaya kita di tahun 2026 senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan,” kata Avep.

‎Avep  juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwira Pertamina Drilling serta Persatuan Wanita Patra (PWP) yang terus memberikan dukungan dan doa.

‎”Di tahun 2026 ini, saya berharap kita melangkah dengan semangat baru dan optimisme baru. Kerja keras, disiplin, dan integritas harus menjadi pegangan untuk membangun perusahaan yang berkelanjutan dan berkontribusi nyata bagi kemandirian energi nasional,” tandasnya.(fin)

Pos terkait