Dukung Geopark Bojonegoro Mendunia, EMCL dan Unigoro akan Revitalisasi Geosite Kedung Lantung Sugihwaras

Kedung Lantung Geopark Bojonegoro.
Kedung Lantung di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras, menjadi salah satu Geopark Nasional Bojonegoro yang memenuhi kriteria geopark dunia atau UGGp.

SuaraBanyuurip.com – Universitas Bojonegoro (Unigoro) menjadi satu-satu perguruan tinggi mitra ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) dalam program pelibatan dan pengembangan masyarakat (PPM). Tahun 2026 ini, kerja sama tersebut difokuskan pada revitalisasi geosite Kedung Lantung di Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras. Kerja sama ini untuk mendukung pengembangan Geopark Nasional Bojonegoro menjelang penilaian UNESCO Global Geopark (UGGp).

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unigoro, Dr. Laily Agustina R., S.Si., M.Sc., menerangkan, geosite Kedung Lantung memiliki kekhasan sinklin atau lipatan geologi berbentuk cekungan. Sehingga ada rekahan atau patahan yang bisa menyebabkan minyak bumi berada di wilayah yang dangkal. Fenomena ini mendapatkan perhatian khusus dari asesor-asesor Geopark Nasional dan UNESCO yang pernah melihat langsung rembesan minyak bumi nampak di permukaan sungai.

“Kedung Lantung adalah potensi yang belum tersentuh. Sekilas masih seperti rawa-rawa. Sehingga butuh banyak perbaikan dan revitalisasi,” terangnya, Rabu (4/2/2026).

Laily melanjutkan, LPPM Unigoro juga akan bersinergi dengan Pemkab Bojonegoro dan Pemdes Drenges untuk pengembangan geosite Kedung Lantung. Terutama pembangunan infrastruktur akses menuju ke lokasi.

“Unigoro juga akan membuat siteplan agar kawasan geosite Kedung Lantung menjadi destinasi yang ramah perempuan, anak, dan disabilitas,” imbuh dosen Prodi Ilmu Lingkungan Unigoro.

Program PPM EMCL dan Unigoro rencananya akan dilaksanakan mulai Februari hingga Mei 2026. Unigoro sudah kesekian kalinya dipercaya menjadi mitra perusahaan multinasional tersebut. Laily berharap, kolaborasi ini dapat meningkatkan value kampus.

“Terutama bisa menunjukkan kompetensi. Bahwa dosen-dosen Unigoro bisa menjawab tantangan yang diberikan oleh perusahaan. Sehingga ikut berperan aktif mewujudkan sustainable development (pembangunan berkelanjutan, Red) sesuai dengan potensi lokal,” tandasnya.

Geopark Bojonegoro.
LPPM Unigoro saat melakukan penelitian Geosite Kedung Lantung Desa Drenges, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Achmad Gunawan Ferdiansyah sebelumnya menyampaikan, jumlah geosite yang tergabung dalam Geopark Bojonegoro resmi bertambah dari semula 16 menjadi 21 lokasi. Penambahan ini memperkuat posisi Geopark Bojonegoro sebagai kawasan strategis yang mengintegrasikan kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya masyarakat lokal.

Selain itu, penambahan geosite Bojonegoro tersebut merupakan bagian dari proses penguatan dokumen dan substansi geopark agar semakin memenuhi standar nasional hingga internasional.

‎“Dari evaluasi dan pengembangan kawasan, kini Geopark Bojonegoro memiliki 21 geosite. Penambahan ini dilakukan untuk menegaskan kekhasan Bojonegoro, khususnya pada aspek sejarah geologi migas, bentang alam, dan keterkaitan dengan kehidupan masyarakat,” kata Gunawan, sapaan akrabnya.

Ke-21 geosite tersebut tidak hanya menampilkan fenomena geologi, tetapi juga merekam sejarah panjang aktivitas minyak dan gas bumi yang hidup berdampingan dengan masyarakat sejak ratusan tahun lalu.

‎“Geosite-geosite ini saling terhubung, tidak berdiri sendiri. Di dalamnya ada unsur edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi roh geopark,” tambahnya.

‎Dengan bertambahnya jumlah geosite, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro optimistis Geopark Bojonegoro semakin siap menuju pengakuan yang lebih luas, sekaligus menjadi lokomotif pengembangan pariwisata berbasis edukasi dan konservasi berkelanjutan.(red)

Berikut Daftar Geosite yang Saat ini Resmi Tercatat dalam Geopark Bojonegoro:

‎1. Formasi Wonocolo (Sumur Tua Wonocolo)
‎2. Geosite Antiklin Kawengan
‎3. Geosite Kedung Lantung
‎4. Geosite Kayangan Api
‎5. Geosite Teksas Wonocolo
‎6. Geosite Goa Macan
‎7. Geosite Goa Susur
‎8. Geosite Air Terjun Krondonan
‎9. Geosite Bengawan Solo Purba
‎10. Geosite Kedung Maor
‎11. Geosite Bukit Tidar Migas
‎12. Geosite Struktur Lipatan Sekar
‎13. Geosite Tebing Batuan Sedah
‎14. Geosite Sumur Minyak Tua Ledok
‎15. Geosite Fosil Kayu Purwosari
‎16. Geosite Kali Gandong
‎17. Geosite Struktur Patahan Malo
‎18. Geosite Bukit Kapur Dander
‎19. Geosite Lembah Antiklin Nglobo
‎20. Geosite Endapan Sungai Purba Baureno
‎21. Formasi Beji

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait