Sanggar DOT Art Gelar Pameran Seni Rupa Inklusi

Pameran Seni Rupa
Anak-anak disabilitas antusias mengikuti kegiatan pameran seni rupa dengan tajuk "Jejer, Sejajar dan Bermartabat" digelar oleh Sanggar "DOT Art" Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro.(ist/gro) ‎

SuaraBanyuurip.com – Pameran Seni Rupa karya anak anak Disabilitas dengan tajuk “Jejer, Sejajar dan Bermartabat” digelar oleh Sanggar “DOT Art” Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, pada Rabu (20/05/2026) hingga Rabu (27/05/2026).

‎Acara diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an oleh Kesyha Nuril Adri siswa kelas IV SLB Kalirejo Ngraho, Bojonegoro. Selanjutnya ditampilkan Seni Pencak Silat oleh Wahyu Firman Saputra siswa kelas XI SMA LB Kalirejo Ngraho.

‎Event yang dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Bojonegoro, Elsadeba Agustin, mewakili Ketua Dekranasda Kabupaten Bojonegoro, Sri Budi Cantika Yuli, yang juga Istri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.

‎Dalam sambutan pembukaannya, Elsadeba, menyampaikan apresiasi kepada Sanggar DOT yang telah memfasilitasi kreatifitas anak anak berkebutuhan khusus di wilayah Ngraho dan Bojonegoro umumnya. Elsadeba juga menyampaikan salam dan permintaan maaf dari Ketua Dekranasda Cantika Wahono yang berhalangan hadir.

‎”Kami dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada panitia yang telah menyelenggaran kegiatan yang luar biasa ini. Ibu Cantika juga berpesan kepada saya, untuk menyalurkan salam dan permintaan maafnya,” kata Elsadeba.

Baca Juga :   Didemo 2 Pejabat PLTU Tuban Dipindahtugaskan
Pameran Seni Rupa
Anak-anak disabilitas foto bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab. Bojonegoro, Elsadeba Agustin, dan terkait usai menerima apresiasi dari Bunda Cantika Wahono.(ist/gro)

‎Elsadeba menambahkan, bahwa kegiatan seperti ini sangat layak untuk mendapatkan supporting. Untuk itu dia juga berpesan kepada Camat Ngraho dan Kepala Desa Blimbinggede untuk memfasilitasi kegiatan masyarakat.

‎”Ke depannya saya selaku kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengimbau kepada Pak Camat dan pak Lurah (kades) untuk saling bersinergi memfasilitasi kegiatan positif masyarakat. Monggo (silakan) nanti bisa berkoordinasi dengan kami dan Dinas Sosial Bojonegoro,” lanjut Elsadeba.

‎Dalam kesempatan ini, Bunda Cantika Wahono, selaku Pembina Komunitas Perupa Bojonegoro, Sangrupa, memberikan bingkisan kepada anak anak difabel yang menjadi peserta pameran berupa peralatan lukis.

‎”Ini adalah bentuk apresiasi Bunda Cantika kepada anak anak kreatif, yang dengan segala keterbatasannya mampu menciptakan karya karya yang luar biasa,” terang R. Agus Djoko Susilo, anggota Sangrupa dan juga sahabat Bunda Cantika.

‎Pameran seni rupa yang digagas oleh Agus Dot, Pembina Sanggar “DOT” Desa Blimbinggede, Kecamatan Ngraho ini, memosisikan penyandang disabilitas sebagai subyek yang berkapasitas dalam bertindak dan mengekspresikan kreativitas mereka.

Baca Juga :   Bank Daerah Koleksi Lukisan Berjudul Rencek

‎Selain menyajikan karya karya seni rupa dari anggota Sanggar DOT yang juga siswa siswi SLB Kalirejo Ngraho, juga dipamerkan karya para pelukis dari Komunitas Sangrupa.

‎”Ada sekitar 27 karya dari teman teman Sangrupa yang turut dipamerkan sebagai bentuk dukungan untuk anak anak Sanggar Dot. Sesuai tema kegiatan ini, Jejer, Sejajar dan Bermartabat, maka kami hadir untuk tampil setara dengan kawan kawan Disabilitas,” papar Yuli Setyanto, koordinator Perupa Bojonegoro.

‎Pameran yang digelar untuk pertama kalinya di Kecamatan Ngraho ini juga dimeriah penampilan seni mulai dari menyanyi, menari, teater dan pantomim yang semuanya diperagakan oleh anak anak penyandang disabilitas.

‎Selain para penyandang disabilitas dan guru guru SLB Kalirejo Ngraho, para pelukis yang tergabung dalam komunitas Sangrupa, hadir dalam acara pembukaan Pameran “Jejer” antara lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Camat Ngraho, Kepala Desa Blimbinggede serta tokoh masyarakat.

‎”Saya selaku penyelenggara pameran Seni Rupa untuk penyandang disabilitas, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada pareman teman Perupa dari Komunitas Sangrupa atas dukungan dan supportin yang diberikan. Semoga kerjasama ini bisa terus berlanjut,” pungkas Agus Dot.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait