SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro menjadikan Audit Eksternal Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) Tahun 2026 sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan hutan pada aspek sosial, ekologi, dan ekonomi secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Closing Meeting Audit Eksternal PHL 2026 yang digelar di Aula KPH Bojonegoro, Rabu (24/6/2026), setelah rangkaian audit oleh Tim Auditor PT Equality Indonesia berlangsung pada 18–24 Juni 2026.
Hadir dalam agenda antara lain jajaran Departemen Perencanaan, Tim Auditor PT Equality Indonesia, Administratur KPH Parengan selaku Plt Kepala Perhutani Wilayah I Bojonegoro, Wakil Administratur, para Kepala Seksi, serta Asper/KBKPH se-KPH Bojonegoro.
Administratur KPH Bojonegoro, Slamet Juwanto, mengatakan, hasil audit menjadi pembelajaran sekaligus bahan evaluasi bagi jajaran Perhutani untuk terus memperbaiki kinerja pengelolaan hutan. Terutama pada aspek sosial, ekologi, dan ekonomi.
Melalui audit eksternal tersebut, Perhutani KPH Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus menerapkan prinsip-prinsip Pengelolaan Hutan Lestari guna mewujudkan tata kelola hutan yang produktif, berkelanjutan, serta memberi manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan.
”Kami optimistis KPH Bojonegoro akan terus berkembang dan mampu mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari,” kata Slamet Juwanto.
Sementara Ketua Tim Auditor Eksternal PT Equality Indonesia, Yudi Herdiana, mengapresiasi dukungan dan keterbukaan seluruh jajaran KPH Bojonegoro selama proses audit berlangsung. Menurut Yudi Herdiana, kebutuhan data maupun lokasi yang diperlukan selama audit dapat dipenuhi dengan baik.
”Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan sesuai jadwal,” ujar Yudi kepada Surabanyuurip.com usai penutupan audit.(fin)





