Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro Dimulai Pekan Kedua Juli 2026

Pembangunan pasar kota
Banner pemberitahuan pengosongan toko di Pasar Kota Bojonegoro sebagai persiapan dimulainya pembangunan.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – Pembangunan fisik Pasar Kota Bojonegoro dijadwalkan mulai dikerjakan pada pekan kedua Juli 2026. Proyek dengan pagu anggaran Rp79,9 miliar itu akan dilaksanakan PT Tiara Multi Teknik asal Surabaya yang ditetapkan sebagai pemenang tender ulang dengan nilai kontrak Rp78 miliar.

‎Sekretaris  DPKPCK Bojonegoro, Anang Prasetyo Adi, mengatakan, kontrak dengan PT Tiara Multi Teknik akan diteken pada 30 Juni setelah adanya tender ulang yang dimenangkan kontraktor luar Bojonegoro itu.

‎Dalam tender ulang, PT Tiara Multi Teknik bersaing dengan PT Reka Esti Utama asal Semarang. PT Tiara Multi Teknik mengajukan penawaran Rp78 miliar, sedangkan PT Reka Esti Utama menawarkan Rp76,4 miliar.

‎Meski mengajukan penawaran lebih rendah, PT Reka Esti Utama tidak ditetapkan sebagai pemenang karena hingga batas akhir pemasukan penawaran tidak menyampaikan dokumen jaminan penawaran asli, baik dalam bentuk hardcopy maupun softcopy.

‎Seiring penetapan pelaksana konstruksi, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro juga kembali menggulirkan tender jasa Manajemen Konstruksi (MK) pembangunan Pasar Kota Bojonegoro.

Baca Juga :   Kisah Segitiga Pemkab, Alimdo, dan Pedagang Pasar Kota Bojonegoro

‎Berdasarkan laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Inaproc Bojonegoro, nilai pagu tender ulang jasa konsultan tersebut sebesar Rp1,8 miliar, lebih rendah dibanding tender pertama senilai Rp2 miliar. Saat ini prosesnya masih pada tahap pengumuman prakualifikasi.

‎Sementara itu, pekerjaan konstruksi dimulai setelah penandatanganan kontrak yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2026.

‎”Pekerjaan dimulai minggu kedua Juli,” kata Anang kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (26/6/2026).

‎Menjelang dimulainya pembangunan, sebanyak 396 pedagang Pasar Kota Bojonegoro direlokasi sementara ke Pasar Wisata Bojonegoro agar pekerjaan dapat dimulai sesuai jadwal.

‎Relokasi tersebut ditandai dengan doa bersama dan tasyakuran yang diikuti para pedagang, Ketua Paguyuban, Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (15/6/2026) lalu.

‎Kegiatan itu menjadi simbol ikhtiar bersama agar proses perpindahan berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh pedagang.

‎Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan, relokasi merupakan langkah strategis untuk mendukung percepatan pembangunan Pasar Kota tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

‎Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Achmadi, menyampaikan, sebanyak 396 pedagang telah terdata mengikuti proses perpindahan ke TPS Pasar Wisata.

Baca Juga :   Wujudkan Birokrasi Bersih, Kejaksaan Negeri Bojonegoro Canangkan Zona Integritas

‎Relokasi diharapkan tidak mengganggu proses pembangunan Pasar Kota. Pemerintah berupaya memastikan seluruh proses berjalan lancar, aman, dan tetap memberikan ruang usaha yang layak bagi para pedagang.

‎”Hingga kini, ratusan pedagang juga telah mengambil kunci kios sebagai bentuk kesiapan menempati lokasi sementara,” tandas Achmadi.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait